BPBD Sampang Sebut Genangan Air di Ketapang Akibat Luapan Air Selokan
Ach. Mukrim - Tuesday, 21 January 2025 | 12:55 PM


salsabilafm.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menyatakan genangan air yang terjadi di Kecamatan Ketapang disebabkan oleh luapan air dari selokan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Chandra Amin Ramdhani mengatakan, kajadian yang viral di aplikasi tiktok tersebut sebenarnya bukan banjir tapi luapan air dari selokan.
"Semalam kejadiannya. Jadi disana terjadi hujan deras, akibatnya air dari selokan keluar memenuhi jalan, baik yg di depan PLN ULP 3 Ketapang dan di depan RSUD Ketapang," katanya kepada salsabilafm.com, Selasa (21/1/2025).
Ditegaskan, kejadian di Ketapang bukan banjir tapi merupakan luapan air selokan yang biasa terjadi setiap hujan deras. "Sebenarnya bukan banjir karena itu sudah biasa terjadi kalau hujan deras," tegasnya.
Menurut dia, di Kabupaten Sampang terdapat beberapa daerah rawan bencana banjir yang perlu diwaspadai oleh masyarakat.
"Peringatan kami sampaikan seiring dengan prediksi bahwa puncak musim hujan di Sampang akan terjadi Januari hingga Februari 2025 mendatang," katanya.
Dijelaskan, daerah perkotaan, ada tiga kelurahan yang rawan terdampak banjir. Yakni Dalpenang, Rongtengah dan Banyuanyar. Sementara lainnya menyebar.
Sedangkan, lanjut Candra, untuk di pedesaan atau kecamatan yang rawan terdampak banjir adalah Desa Pangelen, Desa Kamoning dan Kecamatan Jrengik.
"Dari semuanya paling rawan terhadap bencana banjir tetap berada di wilayah Sampang Kota," ujarnya.
Dia mengungkapkan, BPBD Sampang tidak bisa berbuat banyak untuk mengantisipasi banjir. Saat ini, yang bisa dilakukan hanya mengimbau masyarakat agar selalu mengikuti informasi cuaca dari BMKG, terutama saat hendak beraktivitas di luar rumah
"Kami tidak bisa berbuat banyak untuk mengantisipasi banjir karena belum bisa melakukan penambahan alat deteksi. Sehingga hanya mampu menggunakan alat yang sudahada," ucapnya.
"Jaga kondisi kesehatan dan masyarakat bisa gotong royong membersihkan saluran air supaya tidak ada retensi udara," imbaunya. (Mukrim)
Next News

Menarik Perhatian, Pemuda di Sumenep Kenalkan Keris lewat Cerita Digital
11 hours ago

Siswa di Sumenep Wajib Belajar Bahasa Madura 2 Jam Setiap Pekan
11 hours ago

Mobil Sedan Terbakar di Jalur Sumenep - Pamekasan
11 hours ago

42 Kapolres dan PJU Polda Jatim Dimutasi, Berikut Daftarnya
13 hours ago

Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi BBM Subsidi di Jawa Timur, Antrean Ditargetkan Segera Terurai
13 hours ago

MBG Dinilai Belum Dongkrak Ekonomi Lokal, Petani dan Peternak di Sampang Jadi Penonton
13 hours ago

1.500 Pelanggan Retribusi Sampah di Sampang Masih Bayar Manual
13 hours ago

Hidupkan Makna Muharram, DWP Bapenda Sumenep Santuni 6 Anak Yatim
a day ago

Santuni Anak Yatim, Presidium KAHMI Sampang Tekankan Kepedulian Sosial
a day ago

Gelar Aksi Damai, Ratusan Pemuda dan Warga Sampang Minta DPRD Dukung MBG
a day ago





