Kamis, 12 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Bantuan DBHCHT Tahun 2026 untuk Disabilitas di Sampang Dihapus

Ach. Mukrim - Thursday, 12 February 2026 | 02:22 AM

Background
Bantuan DBHCHT Tahun 2026 untuk Disabilitas di Sampang Dihapus
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos PPPA Kabupaten Sampang, Zainal Muttaqien. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Penyandang disabilitas di Kabupaten Sampang dipastikan tidak menerima santunan biaya hidup dari dana cukai pada periode anggaran 2026. Pemerintah daerah resmi menghapus alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) bagi kelompok tersebut akibat berkurangnya perolehan anggaran. 


Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sampang, Zainal Muttaqien, mengatakan, keputusan ini diambil menyusul merosotnya nilai anggaran DBHCHT yang diterima daerah.


"Anggaran DBHCHT itu menurun drastis. Akhirnya disabilitas tidak menjadi yang diprioritaskan. Yang diprioritaskan yatim piatu," katanya, Kamis (12/2/2026).


Zainal menjelaskan, sesuai aturan, prioritas utama penyaluran dana bagi hasil cukai adalah buruh tani tembakau. Pada tahun-tahun sebelumnya, penyandang disabilitas masih bisa menerima bantuan karena dikategorikan sebagai "masyarakat tambahan". Namun, keterbatasan anggaran tahun ini memaksa pemerintah daerah mencoret kategori tersebut.


Sebagai kompensasi, Pemkab Sampang mengalihkan dukungan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten. Meski demikian, bantuan tersebut tidak lagi berbentuk uang tunai melainkan barang dengan kuota yang sangat terbatas.


"Bantuan dari Pemkab Sampang untuk disabilitas tahun ini tetap ada, yang berupa kursi roda untuk sepuluh orang," jelasnya.


Diterangkan, pengadaan kursi roda tersebut hanya berjumlah 10 unit dengan alokasi anggaran sebesar Rp4,2 juta per unit. Jumlah ini dinilai sangat kecil dibandingkan total populasi penyandang disabilitas di Sampang yang mencapai ribuan orang.


"Kondisi ini menambah daftar panjang dampak efisiensi anggaran di daerah. Sebelumnya, ribuan penyandang disabilitas di Sampang sempat menggantungkan harapan pada BLT DBHCHT untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok harian mereka," pungkas Zainal. (Mukrim)