Anggaran Air Bersih di Sampang Dipangkas 50 Persen, Warga Minta Solusi Jangka Panjang
Ach. Mukrim - Friday, 12 September 2025 | 05:52 PM


salsabilafm.com – Anggaran bantuan droping air bersih di Kabupaten Sampang pada musim kemarau tahun ini mengalami pemangkasan hingga 50 persen dibandingkan tahun lalu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Fajar Arif Taufikurahman, menjelaskan pemangkasan dilakukan karena keterbatasan anggaran daerah.
"Jika tahun sebelumnya setiap mendapatkan bantuan droping air sebanyak empat tangki, maka tahun ini akan mendapatkan dua tangki saja," katanya, Jum'at (12/9/2025)
Fajar menjelaskan, usulan anggaran awal sebenarnya sebesar Rp150 juta. Namun, setelah pembahasan, yang disetujui hanya Rp75 juta. Kondisi itu berdampak cukup signifikan, terutama bagi desa-desa yang sangat bergantung pada bantuan droping air bersih.
Meski demikian, BPBD Sampang memastikan tetap melakukan skala prioritas. Droping air bersih akan dipusatkan pada daerah yang masuk kategori kekeringan kritis dan sulit akses air.
"BPBD tetap mengupayakan agar kebutuhan paling mendesak dapat tertangani," jelasnya.
Fajar menerangkan, bantuan droping air bersih tahun ini akan difokuskan kepada 77 desa di 14 kecamatan yang masuk kategori kritis. Sedangkan untuk 18 desa lainnya, penyaluran akan menyesuaikan kondisi di lapangan.
"Penanggulangan kekeringan tahun depan akan lebih terjamin, karena kebutuhan droping air bersih sudah masuk APBD tahun 2026, sehingga tidak lagi bergantung pada dana BTT atau menunggu P-APBD," terangnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Karang Penang, Mahmudi, menilai kekeringan di desanya merupakan hal yang rutin terjadi setiap tahun. Sebab itu, dia meminta pemerintah daerah bisa menghadirkan solusi jangka panjang. Dia mencontohkan seperti program sumur bor di setiap dusun di desa terdampak bencana kekeringan
"Pemerintah daerah hendaknya tidak hanya bertumpu pada program bantuan droping air, namun mencari solusi yang bersifat jangka panjang karena masalah kekeringan terjadi setiap musim kemarau," ujarnya. (Mukrim)
Next News

Puting Beliung Terjang Sunenep, 27 Rumah Rusak dan 6 Warga Luka-luka
14 hours ago

Dana Transfer Seret, DPRD Sampang Desak Pemda Genjot Inovasi PAD
14 hours ago

Fakta Baru Terungkap, Lahan SDN Batoporo Timur 1 Bukan Aset Pemkab Sampang
14 hours ago

Angin Kencang, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum di Pamekasan Rusak
16 hours ago

Warga Desa di Pamekasan Gotong Royong Perbaiki Jalan Ambles Akibat Longsor
16 hours ago

Gunakan Inovasi Robotik, Antrean Pasien di RSUD Syamrabu Bangkalan Berhasil Dipangkas
16 hours ago

Zaki Ubaidillah Pebulu Tangkis Asal Sampang Juara Thailand Masters 2026
16 hours ago

Jadi Kawasan Rawan, Warga Sampang Minta JLS Dipasangi Kamera Pengawas
17 hours ago

Mobil BMW Terbakar di Sampang, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
17 hours ago

Siswa TK di Pamekasan Nyaris Terlindas Mobil MBG
3 days ago





