5 Bulan Menjabat, Pj Kades Torjun Mengaku Belum Terima Aset Desa
Syabilur Rosyad - Monday, 04 August 2025 | 10:46 PM


salsabilafm.com – Penjabat (Pj) Kepala Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang Surayyah Faisol mengaku belum menerima aset desa meski telah lima bulan menjabat.
Perempuan yang menjabat Kepala Sekolah SDN 1 Bancelok itu mengatakan, pihaknya belum menerima inventarisir aset milik Desa dari Pj Kades sebelumnya, kecuali stempel.
"Sampai saat ini belum menerima aset desa, saya bingung sejak dilantik pada 17 Maret 2025," katanya kepada salsabilafm.com, Senin (4/8/2025).
Surayyah mengaku telah berupaya berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Torjun untuk mencari solusi atas hal tersebut. Menurut dia, Pemdes Torjun memilki beberapa aset seperti ratusan kursi, terop, laptop, sepeda motor dan lainnya.
"Pernah kita dipertemukan dengan Pj Kades sebelumnya bersama Pak Camat, juga ada dari Forkopimcam Torjun, tapi hasilnya tetap nihil, belum ada iktikad baik dari yang bersangkutan," ungkapnya.
Tak sampai disitu, dirinya juga pernah mengajukan audit kepada Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang agar aset desa bisa transparan.
"Sempat juga saya mengajukan audit kepada Inspektorat Daerah Sampang dengan bersurat, tapi sampai saat ini belum ada perkembangan," tuturnya.
Persoalan tersebut, kata Surayyah, berdampak pada kinerjanya terhadap pelayanan masyarakat. Namun, ia mengaku tetap berupaya maksimal dalam bertugas.
"Pasti berdampak, tapi Alhamdulillah saya memiliki aset pribadi seperti laptop untuk melayani masyarakat," ujarnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi, mantan Pj Kades Torjun, Amin Fadil mengaku bahwa aset desa masih ada dan tidak berkurang hingga akhir jabatannya.
"Asetnya masih ada saat masa jabatan saya pada akhir Oktober 2024, setelah itu saya tidak tahu," akunya.
Menurut dia, inventaris dan aset desa tidak dikembalikan lantaran ada pada Kades sebelum dirinya menjabat.
"Jadi kalau mau ambil sendiri, tapi saya tidak pernah memakai aset desa sama sekali," ucap Fadil.
Ia menegaskan, pemerintahan desa dalam mengelola aset dilakukan transparan dan terbuka.
"Tidak ada monopoli atau apapun, saya jamin aset desanya lengkap," tegasnya. (Syad)
Next News

Catat Rutenya! Ini Skema Pengalihan Arus Jelang Kedatangan Jemaah Haji Sampang
in 6 hours

Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Robatal Sampang, 2 Pelaku Ditangkap
20 hours ago

Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN, Dalami Kasus Korupsi Program MBG
a day ago

Pertalite Dipangkas, Warga Sumenep Antre BBM hingga 5 Jam
a day ago

Lapas dan Rutan di Madura Bedah Rumah Warga Miskin
a day ago

Polisi Bongkar Jaringan Sabu Bangkalan-Surabaya, 4 Orang Ditangkap
a day ago

AS dan Iran Teken Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali
a day ago

Pemancing Asal Raas Sumenep Ditemukan Meninggal Tersangkut Karang
a day ago

Payung Alun-Alun Trunojoyo Sampang Sering Rusak, Anggaran Perawatan Rp61 Juta
a day ago

Penjaringan Siswa SR di Sampang: SD Belum Terpenuhi, SMP dan SMA Kelebihan Pendaftar
a day ago




