19 Murid SD di Sampang Alami Gatal di Tubuh, Diduga Dipicu Menu MBG
Ach. Mukrim - Thursday, 23 April 2026 | 06:47 AM


salsabilafm.com - Sebanyak 19 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bira Tengah 1, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami gejala gatal-gatal massal secara mendadak pada Rabu (22/4/ 2026) kemarin. Insiden ini diduga terjadi setelah para siswa mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan rekaman video yang viral di media sosial, para siswa tampak mengantre di Puskesmas Batulenger untuk mendapatkan penanganan medis. Dalam video tersebut, sejumlah petugas kesehatan terlihat melumuri tubuh dan wajah para murid dengan bedak putih guna meredakan rasa gatal yang menusuk.
Dalam video berdurasi 26 detik tersebut, terdengar suara warga yang menggunakan bahasa Madura menyebutkan bahwa insiden ini terjadi setelah para siswa mengonsumsi menu MBG.
"Ecapok MBG ghetel kabbi (Gatal semua gegara makan menu MBG) wak nyosol-nyosol deteng pole (menyusul, itu datang lagi siswa yang terkena gatal). Benyak se nyosollagi, aruah eluar ghetel kabbhi (Banyak yang nyusul, itu di luar puskesmas gatal semua)," ujar pria dalam video tersebut sembari menunjukkan antrean murid yang terus berdatangan ke puskesmas
Camat Sokobanah, Sapta Nuris Ramlan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia menyebut pihak kecamatan langsung melakukan kroscek ke lokasi segera setelah menerima laporan terkait kondisi para siswa.
"Waktu kami kroscek ke Puskesmas Batulenger usai dapat laporan itu kemarin ada sekitar 19 siswa yang ditangani," katanya, Kamis (23/4/2026).
Sapta mengatakan, beruntung lokasi sekolah berada cukup dekat dengan fasilitas kesehatan, sehingga para siswa segera mendapatkan pertolongan pertama. Setelah menjalani pemeriksaan dan pengobatan, seluruh siswa telah diizinkan pulang ke rumah masing-masing pada hari yang sama.
Hingga berita ini diturunkan, pihak otoritas kesehatan setempat masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti dari reaksi alergi massal tersebut.
"Kami masih menunggu hasil laboratorium puskesmas untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut," pungkasnya. (*)
Next News

DWP Bapenda Sumenep Tampil Aktif dalam Rangkaian Semarak HUT Ke-81 RI
14 hours ago

Polisi Rekomendasikan Tes Urine Random di RSUD dr. Mohammad Zyn
14 hours ago

Pemkab Sampang Anggarkan Rp22 Juta untuk Pengadaan Mesin Pemotong Rumput
14 hours ago

Disnaker Sampang Latih Keterampilan Puluhan Peserta, Dorong Manfaatkan Peluang Kerja Resmi
14 hours ago

Bupati Sampang Dorong Pulau Mandangin Jadi Destinasi Wisata dan Sentra Ekonomi Warga
14 hours ago

Harga Cabai Rawit Naik Jelang Perayaan Maulid Nabi, Bawang dan Telur Stabil
19 hours ago

Geger, Ibu di Pamekasan Bunuh Anak Kandung Berusia 10 Tahun
19 hours ago

BASSRA Bantah Tolak Rencana Industri di Bangkalan
19 hours ago

Diusulkan Jadi Kabupaten Kepulauan Sumenep, Ini Alasan Bupati Fauzi
19 hours ago

Dishub Sampang Catat 5 Titik Parkir Berpotensi Tambah PAD
11 hours ago





