Senin, 20 April 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Minim Lapangan Kerja, Puluhan Warga Sampang Pilih Merantau ke Eropa-Arab

Ach. Mukrim - Sunday, 19 April 2026 | 07:12 AM

Background
Minim Lapangan Kerja, Puluhan Warga Sampang Pilih Merantau ke Eropa-Arab
Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Sampang, Triwibowo Uriantoni. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Minat masyarakat Kabupaten Sampang untuk bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) tergolong cukup tinggi. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sampang mencatat puluhan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) telah mengajukan rekomendasi resmi untuk bekerja di berbagai belahan dunia.


Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Sampang, Triwibowo Uriantoni, mengungkapkan, faktor ekonomi menjadi pendorong utama fenomena ini. Keterbatasan lapangan pekerjaan di daerah yang dijuluki "Kota Bahari" tersebut memaksa warga mencari penghidupan di negara lain.


"Berdasarkan data di sistem, saat ini sudah ada 84 orang yang telah resmi berangkat menjadi PMI," katanya, Minggu (19/4/2026).




Berdasarkan data keberangkatan, lanjutnya, wilayah Timur Tengah masih menjadi destinasi favorit bagi warga Sampang, khususnya negara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Selain itu, juga terlihat adanya warga yang mulai merambah Benua Biru, yakni negara Italia.


Menurutnya, mereka yang terdata adalah pekerja yang menempuh jalur prosedural atau resmi. Para CPMI diwajibkan melengkapi dokumen pendukung, termasuk sertifikat kompetensi yang menjamin keahlian mereka di bidang masing-masing.




"Langkah prosedural ini sangat penting demi menjamin keselamatan dan hak-hak pekerja selama di luar negeri. Secara perlindungan, mereka sudah dipastikan aman karena telah terdaftar di BPJS (ketenagakerjaan)," pungkasnya. (Mukrim)