Minim Lapangan Kerja, Puluhan Warga Sampang Pilih Merantau ke Eropa-Arab
Ach. Mukrim - Sunday, 19 April 2026 | 07:12 AM


salsabilafm.com - Minat masyarakat Kabupaten Sampang untuk bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) tergolong cukup tinggi. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sampang mencatat puluhan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) telah mengajukan rekomendasi resmi untuk bekerja di berbagai belahan dunia.
Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Sampang, Triwibowo Uriantoni, mengungkapkan, faktor ekonomi menjadi pendorong utama fenomena ini. Keterbatasan lapangan pekerjaan di daerah yang dijuluki "Kota Bahari" tersebut memaksa warga mencari penghidupan di negara lain.
"Berdasarkan data di sistem, saat ini sudah ada 84 orang yang telah resmi berangkat menjadi PMI," katanya, Minggu (19/4/2026).
Berdasarkan data keberangkatan, lanjutnya, wilayah Timur Tengah masih menjadi destinasi favorit bagi warga Sampang, khususnya negara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Selain itu, juga terlihat adanya warga yang mulai merambah Benua Biru, yakni negara Italia.
Menurutnya, mereka yang terdata adalah pekerja yang menempuh jalur prosedural atau resmi. Para CPMI diwajibkan melengkapi dokumen pendukung, termasuk sertifikat kompetensi yang menjamin keahlian mereka di bidang masing-masing.
"Langkah prosedural ini sangat penting demi menjamin keselamatan dan hak-hak pekerja selama di luar negeri. Secara perlindungan, mereka sudah dipastikan aman karena telah terdaftar di BPJS (ketenagakerjaan)," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Saifullah Yusuf: Sekolah Rakyat Tidak Buka Pendaftaran, Yang Ada Adalah Jangkauan
7 hours ago

Data Penerima Amburadul, Mensos RI Akui Penyaluran Bansos Banyak Tidak Tepat Sasaran
7 hours ago

Lindungi Sapi Madura, Disperta KP Sampang Perketat Pengawasan Ternak Jelang Iduladha
7 hours ago

Masa Berlaku Uji Kir Kadaluarsa, Puluhan Kendaraan di Sampang Terjaring Operasi Gabungan
7 hours ago

Meriah, 60 Kuda Tampil di Festival Jeren Serek 2026 Sumenep
11 hours ago

Sakit, 2 CJH Pamekasan Tunda Berangkat Haji
11 hours ago

Singapura Apresiasi Upaya RI Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono
11 hours ago

Ratusan Motor di Pamekasan Diamankan, Polisi Minta Pemilik Ambil Kendaraan Sesuai Prosedur
11 hours ago

2 Pendaki WNA Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Meninggal Dunia
11 hours ago

15 Tahun Mengajar, Kini Nasib Guru Honorer Ini Terancam Dihapus
11 hours ago





