Warga Kepulauan di Sumenep Sulit Dapat LPG 3 Kg, Distribusi Terhambat
Redaksi - Sunday, 19 April 2026 | 08:42 AM


salsabilafm.com - Warga wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir. Kesulitan itu dirasakan warga di Pulau Kangean, Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa.
Mu'awiyah, salah satu warga mengatakan, stok elpiji di wilayahnya kosong selama beberapa hari. Akibatnya, warga kesulitan memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.
"Berhari-hari kosong," katanya, Sabtu (18/4/2026).
Bukan hanya itu, harga elpiji di tingkat pengecer bahkan mencapai Rp27.000 hingga Rp28.000, lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET).
Keluhan serupa juga disampaikan Nami, warga Desa Angkatan. Dia mengatakan, elpiji sulit didapat karena pangkalan dan pengecer tidak memiliki stok.
Kabag Perekonomian Sumenep, Dadang Dedy Iskandar mengatakan, sulitnya elpiji 3 kg di wilayah kepulauan kerena keterlambatan distribusi.
Dia menjelaskan, pengiriman dari Surabaya ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Sumenep terhambat antrean pengisian di wilayah Perak.
"Setelah kita lakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Pertamina, memang di Perak terjadi antrean pada waktu pengisian, mobil-mobil tangki elpiji itu," ujarnya.
Akibat antrean tersebut, distribusi ke daerah ikut terganggu. Sebab, antrean di pengisian SPBE, itu berimbas pada pengiriman.
"Biasanya ada SPBE yang setiap harinya empat tangki, itu karena terkait antrean di Perak itu, tiga yang bisa (terisi)," katanya.
Dadang menegaskan, kuota elpiji untuk Sumenep tetap sesuai alokasi dan tidak ada pengurangan.
"Menegaskan tidak ada pengurangan dari sisi kuota. Tetap sesuai dengan kuota masing-masing SPBE di Kabupaten Sumenep," katanya.
"Nanti kita upayakan kepada Pertamina, SPBE maupun agen, agar pendistribusian ke masing-masing kepulauan di Sumenep, dipercepat terhadap pengirimannya. Karena jangan sampai beberapa pulau terjadi kelangkaan maupun kesulitan-kesulitan terkait dengan elpiji 3 kilogram itu," pungkasnya. (*)
Next News

Kejar Target Kuota Siswa SR, Dinsos Sumenep Gandeng NU dan Muhammadiyah
11 hours ago

Peringati Bulan Bung Karno, Semua ASN Laki-laki di Sumenep Kenakan Peci Hitam Selama Juni
11 hours ago

Inovasi 'Marlena Tuku Santan' Dispendukcapil Sampang, 7 Dokumen Bisa Diterima Sekaligus
11 hours ago

BKPSDM: Jabatan Sekda Sampang Bisa Diperebutkan ASN dari Dalam Maupun Luar Daerah
11 hours ago

Tabrakan Maut di Pamekasan, 2 Pemuda Meninggal Dunia
11 hours ago

Dollar Tembus Rp18.000, Ini Penyebab Rupiah Terpuruk ke Level Terendah
11 hours ago

750 Santri Ponpes Daarul Rahman Ziarahi Keluarga Kiai Syukron Makmun di Sampang
12 hours ago

Dadan Hindayana Ditetapkan Tersangka, Satgas MBG Sampang Imbau Pengelola Dapur Evaluasi Internal
a day ago

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Program MBG
a day ago

DLH Sumenep Temukan Pelanggaran Pengelolaan Limbah Dapur MBG: Ada yang Dibuang Sembarangan
a day ago




