Kuota Bantuan Disabilitas Pemprov Jatim di Sampang Menyusut, Hanya 125 Orang Tercover
Ach. Mukrim - Sunday, 19 April 2026 | 07:02 AM


salsabilafm.com - Jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Sampang yang menerima bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mengalami penurunan signifikan tahun ini. Berdasarkan data terbaru, kuota yang tersedia hanya mampu meng-cover 125 orang, berkurang drastis dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos PPPA Sampang, Zainal Muttaqin menyebutkan, pada tahun 2024, jumlah penerima manfaat mencapai 190 orang. Penurunan kuota ini diduga kuat merupakan imbas dari kebijakan efisiensi anggaran di tingkat provinsi.
"Tahun ini yang mendapatkan bantuan hanya 125 orang. Ada penurunan jika dibanding tahun lalu yang mencapai 190 orang. Kemungkinan ini dampak dari efisiensi anggaran," katanya, Kamis (19/4/2026).
Zainal menjelaskan, realisasi jumlah penerima tersebut sangat jauh dari usulan yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang. Melalui aplikasi e-disabilitas Provinsi Jatim, pihaknya telah mengusulkan sebanyak 400 penyandang disabilitas agar mendapatkan bantuan.
Namun, kewenangan penuh dalam verifikasi dan penentuan akhir berada di tangan Pemerintah Provinsi.
"Kami di daerah hanya bertugas mengusulkan, sementara seleksi dan penentuannya dilakukan oleh pihak provinsi," jelasnya.
Dia menjelaskan, bantuan yang diberikan Pemprov Jatim ini berupa uang tunai sebesar Rp300 ribu per bulan. Agar bantuan tepat sasaran, proses seleksi dilakukan dengan kriteria yang ketat.
Menurutnya, syarat utamanya adalah penerima harus termasuk dalam kategori disabilitas berat dan tidak sedang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Selain itu, nama penerima wajib terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan berada pada posisi desil satu hingga empat dalam status kesejahteraan sosial.
"Jika di luar kriteria itu atau dianggap sudah mampu secara ekonomi, maka secara otomatis akan ditolak oleh sistem," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Saifullah Yusuf: Sekolah Rakyat Tidak Buka Pendaftaran, Yang Ada Adalah Jangkauan
7 hours ago

Data Penerima Amburadul, Mensos RI Akui Penyaluran Bansos Banyak Tidak Tepat Sasaran
7 hours ago

Lindungi Sapi Madura, Disperta KP Sampang Perketat Pengawasan Ternak Jelang Iduladha
7 hours ago

Masa Berlaku Uji Kir Kadaluarsa, Puluhan Kendaraan di Sampang Terjaring Operasi Gabungan
7 hours ago

Meriah, 60 Kuda Tampil di Festival Jeren Serek 2026 Sumenep
11 hours ago

Sakit, 2 CJH Pamekasan Tunda Berangkat Haji
11 hours ago

Singapura Apresiasi Upaya RI Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono
11 hours ago

Ratusan Motor di Pamekasan Diamankan, Polisi Minta Pemilik Ambil Kendaraan Sesuai Prosedur
11 hours ago

2 Pendaki WNA Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Meninggal Dunia
11 hours ago

15 Tahun Mengajar, Kini Nasib Guru Honorer Ini Terancam Dihapus
11 hours ago





