1 Jemaah Haji Asal Sampang Meninggal di Arafah
Ach. Mukrim - Thursday, 05 June 2025 | 01:57 PM


salsabilafm.com – Kabar duka datang dari jemaah haji asal Kabupaten Sampang. Seorang jemaah bernama Tusima bin Asmuden Ismail yang tergabung dalam Kloter 26 Embarkasi Surabaya (SUB 26), wafat di Arafah pada Rabu, (4/6/2025), sekitar pukul 17.45 Waktu Arab Saudi (WAS).
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Sampang Sayfuddin mengatakan, almarhumah merupakan warga Dusun Sembung, Desa Rabiyan, Kecamatan Ketapang. Tusimah berhaji bersama suaminya Abd Khoir dengan nomor paspor X4661661 dan nomor visa 6142113220.
"Almarhum punya riwayat penyakit darah tinggi," katanya kepada salsabilafm, Kamis (5/6/2025).
Syaifuddin menjelaskan, almarhum sempat dirujuk ke Rumah Sakit Arafah East setelah tim kesehatan setempat melakukan pemeriksaan. Pasien yang memiliki riwayat penyakit darah tinggi itu akhirnya dinyatakan meninggal sekitar pukul 17.45 WAS.
"Mungkin ketika melaksanakan ibadah haji capek dan lain sebagainya sehingga di waktu Arafah dia jatuh sakit," jelas Sayfuddin.
Dia menambahkan, suami almarhum, Abdul Khoir, mendampinginya hingga proses pemakaman selesai. Pemakaman almarhumah telah dilakukan pada malam hari setelah meninggal dengan prosesi pemandian dan pemakaman yang sesuai dengan tradisi Islam.
"Setelah proses pemakaman selesai, Abdul Khoir kembali ke tenda Arafah untuk bergabung dengan jemaah lainnya," paparnya.
Almarhumah dimakamkan di sekitar Padang Arafah, sesuai dengan aturan pemerintah Arab Saudi yang tidak memperbolehkan jenazah dipulangkan ke negara asal jika meninggal di Tanah Suci.
"Kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga jemaah haji yang meninggal dunia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menerima takdir Allah. Meninggal di tanah suci Arafah merupakan keberuntungan besar bagi almarhumah," lanjutnya.
"Keluarga besar Kemenag akan melayat ke kediaman jemaah haji yang meninggal untuk memberikan dukungan dan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga Allah SWT memberikan rahmat dan ampunan kepada almarhumah," tambahnya.
Setelah kejadian meninggalnya salah satu jemaah haji, kondisi jemaah haji lainnya secara umum dalam keadaan sehat dan siap melaksanakan puncak ibadah haji di Arafah. Saat ini, mereka berada di tenda Arafah, mempersiapkan diri menunggu puncak wukuf setelah shalat Dzuhur.
"Jemaah haji telah melakukan persiapan yang baik untuk melaksanakan ibadah wukuf. Mereka telah melakukan istighosah dari subuh hari dan menyiapkan energi untuk melaksanakan ibadah haji selanjutnya," ucapnya.
Menurut Syaifuddin, awalnya jemaah haji yang tergabung dalam kloter SUB 26 berangkat dari Mekkah ke Arafah pada Rabu, 4 Juni 2025, sekitar pukul 14.00 siang. Setelah menempuh perjalanan beberapa jam, mereka tiba di Padang Arafah sekitar pukul 17.30 Was. Namun, kegembiraan mereka terhambat oleh kejadian tidak terduga, yaitu salah satu jemaah jatuh sakit dan dinyatakan meninggal dunia bernama Tusima bin Asmuden. (Mukrim)
Next News

Harga Daging Sapi di Pamekasan Turun Jelang Iduladha
17 hours ago

Tabrakan dengan Truk Molen, Microbus di Pamekasan Nyemplung ke Sawah
20 hours ago

Bupati Sampang: Dekopinda Mitra Strategis Pemerintah Daerah Kawal Koperasi Desa Merah Putih
20 hours ago

Kunjungi Radio Salsabila FM, Klinik Mata Sampang Tawarkan Program Edukasi Kesehatan Mata
20 hours ago

Anggota TNI AL Asal Bangkalan Tewas di KRI Radjiman, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan
20 hours ago

Pasangan Tunawicara di Bangkalan Dapat Bantuan Bedah Rumah, Maruarar Sirait: Ini Penerima Tepat Sasaran
21 hours ago

Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan
a day ago

Terdampak Efisiensi, Payung Elektrik Alun-Alun Trunojoyo Sampang Beroperasi Terbatas
a day ago

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan
17 hours ago

Data Kekeringan Belum Lengkap, BPBD Sampang Belum Bisa Pastikan Jumlah Bantuan Air
2 days ago





