Selasa, 10 Maret 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Petani di Sampang Tewas Ditusuk, Pelaku Diamankan Polisi

Ach. Mukrim - Tuesday, 10 March 2026 | 06:31 AM

Background
Petani di Sampang Tewas Ditusuk, Pelaku Diamankan Polisi
Polisi Saat Datangi TKP di Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang (Humas Polres Sampang untuk salsabilafm/)

salsabilafm.com - Seorang petani, Matdehri (56) tewas mengenaskan usai dianiaya pria berinisial HB (50) di area persawahan Dusun Derbing, Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (10/3/2026) pagi.


Kasi Humas Polres Sampang, Iptu Eko Puji Waluyo mengatakan, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat korban tengah menggarap sawahnya.


"Benar telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang 



mengakibatkan korban meninggal dunia. Pelaku berinisial HB sudah diamankan," katanya.


Eko menjelaskan, kejadian bermula saat pelaku mendatangi korban dengan membawa sebatang bambu yang pada ujungnya telah dipasang sebilah pisau. Melihat kedatangan pelaku yang mengancam, korban sempat berusaha melarikan diri sejauh 30 meter sambil berteriak meminta tolong.


Namun, pelaku berhasil mengejar dan memukulkan bambu tersebut hingga korban tersungkur. Seorang saksi di lokasi, Matderum, sempat mencoba melerai, namun dia dibanting oleh pelaku.




"Saat korban tak berdaya, pelaku menusukkan ujung bambu yang terdapat pisau ke arah dada kiri korban. Setelah itu pelaku melarikan diri," jelasnya.


Akibat serangan tersebut, lanjutnya, korban mengalami luka tusuk di dada kiri dekat ketiak dengan lebar dan panjang sekitar 2 sentimeter. Luka tersebut diduga kuat menjadi penyebab utama korban meninggal dunia di lokasi kejadian.




Dalam kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah bambu runcing berujung pisau dan pakaian milik korban. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Robatal dan akan segera dilimpahkan ke Satreskrim Polres Sampang untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap motif di balik aksi keji tersebut.


"Terduga pelaku akan diserahkan ke Satreskrim Polres Sampang untuk proses hukum lebih lanjut," pungkasnya. (Mukrim)