Polres Sampang Bebaskan 3 Tersangka Dugaan Kasus Penyelundupan Pupuk
SalsabilaNews - Wednesday, 20 April 2022 | 10:35 PM



Kepolisian Resort (Polres) Sampang membebaskan tiga tersangka kasus dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi. Meski sudah berstatus tersangka, ketiganya hanya wajib lapor seminggu dua kali.
Kapolres Sampang AKBP Arman melalui Kanit I PIDUM Polres Sampang, Aipda Rendra Hermansyah mengakui, saat ini memang tidak dilakukan penahan terhadap ketiga tersangka. Namun, statusnya tetap sebagai tersangka dan terus dilakukan penyidikan mendalam.
"Tidak ada perubahan status tersangka. Hingga kini proses penyidikan terus berjalan dan tiga orang itu tetap berstatus tersangka," ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (19/4/2022).
Sedangkan untuk alasan penangguhan penahanan, Rendra beralasan bahwa kasus ini berkaitan dengan ancaman hukuman hanya 2 tahun.
"Tiga orang itu tidak ditahan karena ada yang bertanggungjawab yaitu Kepala Desa Ketapang Timur dan Ketapang Laok. Namun, mereka wajib lapor selama sepekan di hari Senin dan Kamis," paparnya.
Dalam menangani kasus ini, Rendra menyampaikan bahwa pihaknya telah memanggil sejumlah saksi, termasuk mendatangkan pihak Dinas Pertanian (Dispertan) Sampang dan Dispertan Pamekasan untuk pendalaman.
"Ada beberapa pihak yang sudah kami panggil, tapi tidak perlu disebutkan jumlahnya berapa. Saat ini kami masih melalukan proses pendalaman, jika sudah ada kejelasan, akan kami sampaikan," imbuhnya.
Terpisah, Founder Trunojoyo Law Firm, Lukman Hakim mengatakan bahwa dalam prinsip hukum pidana, penyidik memang dapat tidak menahan seseorang yang diduga melakukan satu tindakan pidana.
"Jika ancaman hukumannya dibawah 5 tahun maka boleh tidak menahan dengan syarat, tidak akan mengulangi kembali, tidak menghilangkan barang bukti atau jejak, tidak melarikan diri dan komparatif," tuturnya.

Diketahui, Kepolisian Resort (Polres) Sampang telah menggagalkan penyelundupan 17 ton pupuk bersubsidi di wilayah Kecamatan Banyuates, pada Selasa (12/4/2022) lalu.
Selain tiga tersangka berinisial MS (52), MP (29), dan H (21) yang diamankan, polisi juga mengamankan truk Mitsubishi warna hitam Nopol A 8775 YX dan Mitsubishi warna kuning Nopol D 8953 UA yang berisi muatan pupuk bersubsidi jenis ZA dan NPK Phonska untuk dijadikan barang bukti (BB). (Romi)
Next News

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Naik ke Tahap Penyidikan
2 days ago

3 Pengedar di Bangkalan Dibekuk Polisi, 5,67 Gram Sabu Disita
5 days ago

Siswi di Sampang Jadi Korban Begal Saat Ramadan, Motor dan HP Dibawa Kabur
11 days ago

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 3 Kilogram di Ketapang Sampang
13 days ago

18 Botol Arak di Kedungdung Sampang Disita Polisi, Penjual Miras Diamankan
13 days ago

Terseret 60 Meter, Humas Poltera Beberkan Rekaman CCTV Kecelakaan yang Tewaskan Mahasiswi
13 days ago

3 Warga Jombang Disandera di Bangkalan, Diduga Sengketa Pembayaran Rokok Ilegal Rp25 Juta
13 days ago

Penyanyi Piche Kota Ditangkap Polisi atas Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak
16 days ago

Balap Lari di Bangkalan Diselidiki Polisi, Diduga Jadi Ajang Judi
17 days ago

Usai Sasar Rumah Anggota Polri, Spesialis Curanmor di Sampang Diringkus
18 days ago





