MK Tolak Permohonan Mandat, Jimad Sakteh Menang di Pilkada Sampang 2024
Syabilur Rosyad - Wednesday, 05 February 2025 | 10:47 PM


salsabilafm.com – Mahkamah Konstitusi (MK) RI resmi menolak permohonan Paslon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 01, Muhammad Bin Muafi-Abdullah Hidayat (Mandat) terkait hasil perolehan suara dalam Pilkada Sampang 2024.
Dalam sidang pembacaan putusan yang digelar di Gedung MKRI 1 lantai II, Rabu (5/2/2025) malam, majelis hakim menolak permohonan Paslon Mandat. Sehingga perkara langsung dihentikan (Dismissal) tanpa perlu ke tahap selanjutnya.
"Menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima," kata Ketua Majelis Hakim Suhartoyo saat membaca putusan.
Dalam putusannya, MK mengabulkan eksepsi termohon lantaran dalil dan bukti yang tidak relevan serta tidak memenuhi unsur terhadap materi gugatan yang diajukan.
Sementara itu, anggota hakim MK, Daniel Yusmic P Foekh mengatakan, dalil yang berkaitan dengan dugaan Tersetuktur Sistematis dan Masif (TSM) yang disampaikan pemohon tidak memiliki bukti kuat.
"Mahkamah tidak mendapatkan keyakinan akan kebenaran terhadap dalil-dalil pokok permohonan pemohon," ujarnya.
Dengan putusan tersebut, dapat dipastikan Paslon nomor urut 02, Slamet Junaidi-Ahmad Mahfud sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilkada Sampang 2024 dengan perolehan 338.482 suara. (Syad)
Next News

Saifullah Yusuf: Sekolah Rakyat Tidak Buka Pendaftaran, Yang Ada Adalah Jangkauan
19 hours ago

Data Penerima Amburadul, Mensos RI Akui Penyaluran Bansos Banyak Tidak Tepat Sasaran
19 hours ago

Lindungi Sapi Madura, Disperta KP Sampang Perketat Pengawasan Ternak Jelang Iduladha
19 hours ago

Masa Berlaku Uji Kir Kadaluarsa, Puluhan Kendaraan di Sampang Terjaring Operasi Gabungan
20 hours ago

Meriah, 60 Kuda Tampil di Festival Jeren Serek 2026 Sumenep
a day ago

Sakit, 2 CJH Pamekasan Tunda Berangkat Haji
a day ago

Singapura Apresiasi Upaya RI Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono
a day ago

Ratusan Motor di Pamekasan Diamankan, Polisi Minta Pemilik Ambil Kendaraan Sesuai Prosedur
a day ago

2 Pendaki WNA Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Meninggal Dunia
a day ago

15 Tahun Mengajar, Kini Nasib Guru Honorer Ini Terancam Dihapus
a day ago





