Senin, 11 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Data Penerima Amburadul, Mensos RI Akui Penyaluran Bansos Banyak Tidak Tepat Sasaran

Ach. Mukrim - Monday, 11 May 2026 | 05:33 AM

Background
Data Penerima Amburadul, Mensos RI Akui Penyaluran Bansos Banyak Tidak Tepat Sasaran
Mensos RI, Syaifulloh Yusuf (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Saifullah Yusuf mengakui penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di Indonesia masih banyak yang tidak tepat sasaran. Hal itu disampaikan saat meninjau program Sekolah Rakyat, Minggu (10/5/2026) kemarin.


Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, persoalan tersebut dipicu oleh data penerima bantuan yang hingga kini masih belum akurat. Akibatnya, banyak masyarakat yang sebenarnya tidak layak menerima bantuan justru tercatat sebagai penerima.


"PKH dan sembako itu 45 persen tidak tepat sasaran, sementara Program Indonesia Pintar 43 persen tidak tepat sasaran," ujar Gus Ipul.




Dia juga mengungkapkan, subsidi gas LPG 3 kilogram memiliki tingkat ketidaktepatan sasaran yang cukup tinggi. Berdasarkan data pemerintah, angka ketidaktepatan penyaluran subsidi LPG mencapai 60,6 persen.


"Selain itu, bansos dan subsidi lainnya tercatat tidak tepat sasaran sekitar 40 persen. Sementara subsidi listrik disebut memiliki tingkat ketidaktepatan sasaran hingga 58 persen," ucapnya.




Gus Ipul menjelaskan, data tersebut berasal dari evaluasi tahun 2024 hingga awal 2025. Data itu, kata dia, kini menjadi pedoman pemerintah untuk melakukan pembenahan penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.


"Itu data 2024 dan awal 2025. Data ini kami jadikan pedoman untuk melakukan perbaikan," pungkasnya. (Mukrim)