2 Pendaki WNA Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Meninggal Dunia
Redaksi - Monday, 11 May 2026 | 01:17 AM


salsabilafm.com - Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua pendaki warga negara asing (WNA) yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (10/5/2026) setelah operasi pencarian memasuki hari ketiga.
Iwan Ramdani Kepala Kantor SAR Ternate mengatakan, kedua korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WIT di area lereng Gunung Dukono, tak jauh dari titik awal sinyal darurat yang sebelumnya terdeteksi oleh Basarnas Command Center.
"Kedua korban ditemukan pada pukul 13.00 WIT di koordinat 1°42'9.90"N / 127°52'48.50"E, sekitar 13 meter arah utara dari lokasi pertama kali sinyal darurat ditangkap oleh Basarnas Command Center," ujar Iwan di Ternate.
Menurutnya, kedua korban ditemukan di lokasi yang sama dengan kondisi mengenaskan akibat tertimpa material batu besar saat erupsi terjadi.
"Korban ditemukan dalam posisi saling berpelukan dan terhimpit batu besar," katanya, dilansir dari Antara, Minggu (10/5/2026).
Dua korban tersebut diketahui bernama Heng dan Sha, keduanya merupakan warga negara Singapura. Sementara satu korban lainnya yang sebelumnya juga dilaporkan menjadi korban erupsi adalah seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Angel.
Setelah proses penemuan, tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi menggunakan kantong jenazah dari bibir Gunung Dukono menuju posko induk di Desa Mamuya.
Proses evakuasi berlangsung dalam kondisi cuaca hujan serta medan yang cukup berbahaya akibat aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.
"Kantong jenazah tiba di posko induk Desa Mamuya pada pukul 17.43 WIT, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Tobelo untuk keperluan autopsi," ujar Iwan.
Dia mengapresiasi kerja keras seluruh personel gabungan yang tetap menjalankan operasi pencarian dan evakuasi di tengah cuaca buruk serta tingginya risiko di lapangan.
"Walaupun kondisi cuaca hujan dan sangat berisiko di lapangan, tim SAR gabungan tetap bekerja tanpa mengenal lelah sehingga korban dapat ditemukan dan dievakuasi," katanya.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR erupsi Gunung Dukono resmi dihentikan. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi dan satuan masing-masing. (*)
Next News

Ayah Tewas Dimassa, Anak Terduga Pencuri Ayam di Bali Nangis Histeris
in 4 hours

Ketua PCNU Sampang Tekankan Fatayat NU Perkuat Kaderisasi dan Jaga Nilai Aswaja
in 4 hours

20 Finalis Duta Genre Sampang 2026 Ikuti Karantina
20 hours ago

PC Fatayat NU Sampang 2025-2030 Resmi Dilantik, Komitmen Berkhidmat dan Berdampak Nyata
21 hours ago

KPAI: Budaya Tutup Mulut Jadi Penghambat Pengungkapan Kasus Kekerasan Seksual di Sampang
a day ago

Kerap Terima Keluhan Masyarakat, Begini Penjelasan PLN ULP Sampang
a day ago

Kementerian HAM Kecam Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam hingga Tewas di Bali
a day ago

Sejarah NU bagian Integral Sejarah Nasional, Ini Penjelasan Ketua Lesbumi PWNU Jatim
2 days ago

4 Pekerja Migran Asal Bangkalan Dideportasi dari Malaysia
2 days ago

Febrie Adriansyah Tak Kenakan Rompi Tahanan, Kejagung: Mohon Maaf Karena Buru-buru
2 days ago





