5 Calon Jemaah Haji Asal Bangkalan Batal Berangkat
Redaksi - Monday, 11 May 2026 | 01:01 AM


salsabilafm.com - Sebanyak 5 calon jemaah haji asal Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur batal berangkat untuk beribadah haji tahun ini. Pembatalan terjadi karena jemaah mengalami musibah hingga harus menunda keberangkatan.
Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bangkalan, Arief Rohman mengatakan, terdapat berbagai alasan dari pembatalan tersebut, di antaranya mengalami kecelakaan, menjalani pendidikan militer, dan terdapat jemaah usia lanjut yang meninggal dunia.
"Yang sakit ada dua orang. Satunya karena kecelakaan satunya memang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk berangkat. Dari dokter juga disarankan menunda keberangkatan terlebih dahulu," ujarnya, Minggu (10/5/2026).
Dia mengatakan, berdasarkan kondisi, ada empat CJH yang tidak bisa berangkat. Adapun satu CJH merupakan seorang pendamping yang sebelumnya direncanakan untuk mendampingi jemaah usia lanjut tetapi jemaah lansianya meninggal dunia.
"Jadi CJH yang meninggal itu terpanggil karena faktor prioritas percepatan lansia sehingga bisa menarik (mengajukan) pendamping. Namun, karenanya ketika yang lansia meninggal maka pendampingnya tidak jadi mendampingi," ujar dia.
Kuota dari 5 CJH yang batal berangkat itu akhirnya diisi oleh CJH cadangan yang tersedia sesuai nomor urut di tingkat Provinsi Jawa Timur.
"Memang kuotanya tidak boleh kosong sehingga digantikan oleh CJH cadangan," kata dia
Para jemaah yang batal berangkat tahun ini akan dimasukkan kembali menjadi CJH yang akan berangkat pada musim haji tahun depan.
Sebanyak 374 CJH yang tergabung dalam kloter 69 telah diberangkatkan ke Asrama Haji Surabaya pada Sabtu,(9/5/2026). Setelah itu, 374 CJH yang masuk dalam kloter 72 dan 65 CJH yang tergabung dalam kloter 73 telah menyusul untuk berangkat tadi pagi (10/5/2026).
Setelah berada di Asrama Haji Surabaya, para jemaah akan diberangkatkan ke Makkah sehari kemudian dan siap untuk menjalankan ibadah haji.
"Untuk jadwal pulangnya insya Allah akan tiba di tanah air tanggal 19-20 Juni," pungkasnya. (*)
Next News

Gelar Aksi Damai, Ratusan Pemuda dan Warga Sampang Minta DPRD Dukung MBG
5 hours ago

Terungkap, Jasad Perempuan di Parkiran Bandara Juanda Ternyata ASN Pemkab Bangkalan
5 hours ago

PMII Sampang Demo, Desak Evaluasi Total MBG dan Moratorium KDKMP
6 hours ago

Bupati Pamekasan: Guru Dapat Hak Libur Penuh Sampai 11 Juli 2026
6 hours ago

Aliansi Jurnalis Sampang Santuni Anak Yatim, Hendriyanto: Jurnalis Harus Punya Kepekaan Sosial
7 hours ago

Peringati 10 Muharram, Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang Santuni Puluhan Anak Yatim
13 hours ago

PLN Pastikan Listrik di Jatim Pulih, Janji Tak Ada Pemadaman Bergilir
a day ago

Jamasan Pusaka Sumenep Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
a day ago

Stok Pertalite Sering Habis, Pertamax Eceran di Sampang Dijual Rp18 Ribu per Liter
a day ago

Pertalite Kembali Tersedia di SPBU Pliyang Sampang, Warga Antusias Mengantre
a day ago





