Lindungi Sapi Madura, Disperta KP Sampang Perketat Pengawasan Ternak Jelang Iduladha
Ach. Mukrim - Monday, 11 May 2026 | 05:31 AM


salsabilafm.com - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Kabupaten Sampang memperketat pengawasan lalu lintas ternak menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kesehatan hewan kurban sekaligus melindungi kemurnian genetik Sapi Madura.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Disperta KP Sampang, Arif Rahman Hakim mengatakan, ternak dari luar Madura yang akan masuk ke wilayah Madura masih dibatasi secara ketat dan wajib mengantongi izin khusus dari pemerintah provinsi.
"Lalu lintas ternak dari luar Madura menuju Madura masih dibatasi secara ketat dan memerlukan izin khusus dari pemerintah provinsi. Ini adalah langkah perlindungan kualitas dan kemurnian," katanya, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga kualitas Sapi Madura agar tetap terjaga dari pencampuran genetik maupun ancaman penyakit hewan dari luar daerah.
Selain izin pengiriman, setiap ternak yang masuk juga diwajibkan memiliki dokumen kesehatan resmi. Dokumen itu menjadi syarat utama untuk memastikan hewan yang diperdagangkan dalam kondisi sehat dan aman.
"Dokumen kesehatan bukan sekadar formalitas, melainkan bukti bahwa hewan tersebut tidak membawa ancaman bagi ekosistem peternakan di Sampang," ujarnya.
Bukan hanya itu, pihaknya juga meningkatkan pengawasan rutin di pasar hewan menjelang Iduladha. Pemeriksaan dilakukan setiap pekan pada hari pasaran dengan memeriksa kondisi fisik ternak dan kelengkapan administrasi perdagangan hewan.
Arif menyebut petugas turut memantau lalu lintas ternak dari luar daerah karena terjadi peningkatan jumlah hewan yang masuk ke wilayah Sampang menjelang Hari Raya Iduladha tahun ini.
"Dari hasil pemantauan, terjadi peningkatan jumlah ternak yang masuk ke wilayah Sampang menjelang Iduladha, baik dari dalam maupun luar Madura," katanya.
Peningkatan jumlah ternak itu juga diikuti bertambahnya pedagang dari luar daerah yang datang untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban masyarakat.
Dikatakannya, petugas memastikan setiap ternak yang diperdagangkan dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban sesuai standar kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.
"Dengan pengawasan ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh hewan kurban yang sehat dan aman dikonsumsi setelah proses penyembelihan dilakukan," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Kecelakaan Beruntun di Sampang, Truk Box dan Minibus Masuk Sawah
21 hours ago

BIAS di Sampang Diperpanjang hingga September, Cakupan Imunisasi Masih Rendah
21 hours ago

Air PDAM Sampang Asin dan Berbau Sejak 2023, Hampir 1.000 Pelanggan Terdampak
2 days ago

Komisi III DPRD Sampang Minta Pokir PJU Rp15 Miliar Dikaji Ulang, Ini Alasannya
2 days ago

Antisipasi Pungli, Dispendukcapil Sampang Imbau Warga Urus KTP Hilang Tanpa Calo
2 days ago

Sanggar Tari di Sampang Belum Dapat Dana Hibah, Pemkab: Terkendala Fiskal
2 days ago

Berawal dari Kreativitas Pemuda, TFC Siap Gelar Pagelaran ke-6 untuk Lestarikan Budaya Nusantara
2 days ago

Maulid Nabi 2026 Ditetapkan Sebagai Libur Nasional, Cek Jadwal Lengkapnya
2 days ago

82 Desa di Pamekasan Terdampak Kekeringan, Pemkab Dropping Air Bersih
2 days ago

Ratusan Relawan Madura Akan Berangkat ke Jakarta Bela Program Prabowo
3 days ago



