Wabup Ahmad Mahfudz : Pancasila Rumah Besar bagi Seluruh Keberagaman Indonesia
Ach. Mukrim - Monday, 02 June 2025 | 07:42 PM


salsabilafm.com – Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Sampang berlangsung khidmat. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Sampang, Senin (2/6/2025). Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfudz, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam momen bersejarah tersebut.
Wabup membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yang menekankan bahwa tanggal 1 Juni adalah momen penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.
"Pancasila adalah rumah besar bagi seluruh keberagaman Indonesia. Ia menjadi pemersatu lebih dari 270 juta jiwa dari berbagai latar belakang suku, agama, ras, budaya, dan bahasa," ungkapnya.
Wabup Mahfudz menekankan bahwa tantangan ideologi di era globalisasi dan digitalisasi semakin kompleks. Arus informasi yang masif, disertai potensi radikalisme, intoleransi, dan disinformasi menjadi ujian serius bagi ketahanan ideologis bangsa.
Pemerintah telah menetapkan Asta Cita, delapan agenda prioritas nasional dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling mendasar adalah memperkuat ideologi Pancasila, demokrasi, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.
"Kemajuan ekonomi tanpa nilai-nilai Pancasila bisa melahirkan ketimpangan. Demikian pula kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral bisa menjurus pada dehumanisasi," tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila di berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan.
"Pancasila harus ditanamkan tidak hanya lewat mata pelajaran, tetapi juga dalam praktik keseharian. Sekolah dan universitas harus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas, tangguh, dan berintegritas," jelasnya.
Di sektor pemerintahan dan birokrasi, lanjutnya, nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam pelayanan publik yang adil, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Sedangkan dalam bidang ekonomi, pembangunan harus bersifat inklusif dan merata.
"Pembangunan tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir orang. Sesuai amanat sila kelima, UMKM, ekonomi kerakyatan, dan koperasi harus terus diberdayakan agar tidak ada yang tertinggal dalam kemajuan bangsa," imbuhnya.
Wabup juga menekankan pentingnya etika dan nilai dalam ruang digital. Menurutnya, dunia maya bukanlah ruang bebas nilai.
"Kita harus membangun kesadaran bersama bahwa ruang digital tetap harus menjunjung etika, toleransi, dan saling menghargai. Pancasila harus menjadi panduan dalam berinteraksi di media sosial maupun platform digital lainnya," ujarnya.
Mengakhiri amanatnya, Wabup mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghayati dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Mari kita jadikan peringatan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan. Wujudkan Indonesia yang maju secara teknologi, adil secara sosial, dan luhur secara moral," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
21 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
21 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
21 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
21 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
21 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
21 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
21 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
21 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
21 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago




