Terima Penghargaan Bhumandala Award, Bupati: Penghargaan Terpenting Adalah Menjadi Juara di Hati Masyarakat
ROMI - Monday, 06 November 2023 | 11:55 PM


salsabilafm.com – Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi mengatakan bahwa penghargaan terpenting adalah menjadi juara di hati masyarakat. Hal itu disampaikan ketika menerima penghargaan Bhumandala Award Tahun 2023 Inovasi Pemabunfaatan Geospasial Kategori Kanaka atau Emas di Ballroom Kartika Plaza Hotel, Bali, Senin (6/11/2023).
"Penghargaan bukan tujuan utama, namun yang paling penting adalah menjadi juara di hati masyarakat ketika bisa menghadirkan kenyamanan di tengah mereka," ungkap Bupati Sampang dalam sambutannya, dikutip dari sampangkab.go.id.
Pernyataan ini disampaikan, bukan berarti Bupati yang memiliki visi misi mewujudkan Sampang Hebat Bermartabat itu tidak bahagia dengan penghargaan yang diterima dari Badan Informasi Geospasial. Tetapi, sebagai orang nomor satu di Sampang, ada pesan penting yang ingin disampaikan melalui pernyataanya.
Pesan itu adalah, melalui sosoknya yang dikenal tegas, Bupati mengingatkan bahwa sebagai pemangku jabatan, haruslah mengutamakan masyarakat, bagaimana setiap program yang dilaksanakan benar-benar dirasa manfaatnya oleh masyarakat.
"Pemkab Sampang akan terus berbenah, terus bergerak dan terus berbuat terbaik untuk kemajuan masyarakat," tegasnya.
Sedangkan, Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sampang meraih penghargaan Bhumandala Award berkat inovasi 4T (Terus Terang Terang Terus) yang digagas oleh Dinas Perhubungan (Dishub).
Karena itu, pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Badan Informasi Geospasial (BIG). Penghargaan tersebut tidak akan tercapai tanpa sinergi baik dari Dinas Perhubungan selaku inisiator dan pelaksana inovasi 4T.
"Kemudian Bappedalitbang selaku Pembina Data Geospasial dan Diskominfo yang memberi dukungan dalam aspek teknologi informasinya," imbuhnya.
Inovasi 4T terus terang terang terus merupakan sebuah inovasi Dishub Kabupaten Sampang agar Penerangan Jalan Umum (PJU) di Sampang terus terdata dan terpantau.
"Sistem teknologi pintar ini menggunakan informasi geospasial yang divisualisasikan ke dalam peta digital sehingga dapat dengan mudah mengelola dan memelihara aset PJU di seluruh wilayah Sampang," ungkapnya.
Secara teknis, inovasi 4T tersebut dapat mengirim pesan ketika ada lampu PJU yang mati dapat dilakukan perbaikan dengan cepat dan tepat.
Sistem tersebut terkoneksi dengan smartphone dan komputer yang memanfaatkan informasi geospasial untuk menentukan semua titik PJU sehingga mengefisienkan waktu dan biaya.
"Sistem pengelolaan PJU pintar akan terus dikembangkan agar terus menerangi dan memberi rasa aman dan nyaman baik kepada pejalan kaki, pengendara dan pedagang baik yang di pusat keramaian maupun di pelosok desa," pungkasnya. (Romi)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
15 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
15 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
15 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
15 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
15 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
15 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
15 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
15 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
16 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





