Rabu, 9 September 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Sesar Aktif Melintasi Surabaya-Pasuruan-Bangkalan, Ini Potensi Magnitudonya

Redaksi - Wednesday, 09 September 2026 | 04:43 AM

Background
Sesar Aktif Melintasi Surabaya-Pasuruan-Bangkalan, Ini Potensi Magnitudonya
Peta sesar aktif di Pulau Jawa. (Istimewa/)

salsabilafm.com - BMKG mengungkapkan, sejumlah sesar aktif di wilayah Jawa Timur dengan potensi magnitudo maksimum mencapai M6,7. Jalur sesar aktif tersebut, teridentifikasi melintasi kawasan Surabaya, Pasuruan, hingga Bangkalan dan menjadi bagian pemetaan sumber serta bahaya gempa Indonesia.


Pemetaan tersebut, diketahui, dilakukan Pusat Studi Gempa Nasional (PusGen) dan telah diterbitkan pada 2024. Pemetaan tersebut, sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman mengenai sumber ancaman gempa.


Plh Deputi Geofisika sekaligus Deputi Klimatologi BMKG, Ardhasena menjelaskan, peta tersebut menunjukkan sejumlah jalur patahan yang perlu diperhatikan di Jawa Timur. Salah satunya, merupakan Sesar Java Back-arc Thrust Surabaya yang melewati wilayah Surabaya dan memiliki potensi magnitudo maksimum M6,7.




"Jalur patahan di Jawa Timur terlihat sebagai berikut. Terdapat sesar yang melewati wilayah Surabaya dengan nama Sesar Java Back-arc thrust Surabaya," kata Ardhasena dalam keterangannya, di Jakarta, dikutip Rabu, 9 September 2026.


Data tersebut, ia mengatakan, tidak dimaksudkan untuk menentukan kapan gempa akan terjadi. Melainkan, menjadi dasar ilmiah dalam mitigasi dan perencanaan pembangunan.




Pernyataan tersebut, menegaskan bahwa keberadaan sesar aktif merupakan informasi kebencanaan yang perlu dipahami masyarakat. Jadi, bukan untuk memberikan alasan untuk menimbulkan kepanikan di masyarakat.


Dua Jalur Sesar di Bangkalan


Wilayah Bangkalan juga menjadi bagian dari pemetaan sumber gempa, karena terdapat dua jalur sesar yang teridentifikasi di kawasan tersebut. Kedua jalur tersebut yakni Sesar RMKS-Baliga dan Sesar RMKS-Somorkoneng.




Sesar RMKS-Baliga, memiliki potensi magnitudo maksimum M6,7, sedangkan Sesar RMKS-Somorkoneng memiliki potensi maksimum M6,5. "Keduanya memiliki potensi magnitudo maksimum M6,7 dan M6,5," ucap Ardhasena.


Dengan demikian, beberapa jalur sesar yang berada di Jawa Timur memiliki potensi menghasilkan gempa dengan kekuatan cukup besar. Namun, besarnya potensi magnitudo tersebut tidak berarti gempa dengan kekuatan tersebut akan terjadi dalam waktu dekat




BMKG Tegaskan Gempa Belum Bisa Diprediksi


BMKG menekankan, informasi mengenai sesar aktif tidak dapat digunakan untuk memprediksi waktu terjadinya gempa bumi. Hingga saat ini, gempa belum dapat diprediksi secara akurat mengenai kapan, di mana, dan berapa besar kekuatannya.


Karena itu, masyarakat diimbau tidak langsung panik setelah mengetahui adanya sesar aktif di wilayah tempat tinggalnya. Informasi mengenai potensi gempa, diminta dipahami sebagai dasar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mengurangi risiko apabila bencana benar-benar terjadi.




Pemetaan sumber dan bahaya gempa, memiliki fungsi penting dalam penyusunan tata ruang serta pembangunan infrastruktur yang mempertimbangkan risiko kebencanaan. Pemerintah dapat menggunakan informasi tersebut, guna menentukan kawasan yang membutuhkan perhatian lebih dalam perencanaan pembangunan dan penerapan standar bangunan tahan gempa.(*)