Selasa, 8 September 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

BGN Tutup 1.999 Dapur MBG yang Belum Daftar SLHS

Redaksi - Tuesday, 08 September 2026 | 04:53 AM

Background
 BGN Tutup 1.999 Dapur MBG yang Belum Daftar SLHS
Kepala BGN Sudaryono. (Istimewa/)

salsabilafm.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara 1.999 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).


Penutupan tersebut dilakukan untuk keperluan investigasi terhadap dapur-dapur yang belum melakukan pendaftaran SLHS di dinas kesehatan masing-masing.


Kepala BGN Sudaryono mengatakan, 1.999 dapur tersebut bukan hanya belum memenuhi persyaratan SLHS, tetapi bahkan belum melakukan pendaftaran.




"Maka pada hari ini saya nyatakan 1.999 dapur SPPG yang tersebar di wilayah 1 sebanyak 351, wilayah 2 1.417, dan wilayah 3 sebanyak 231, ditotal 1.999 ini kemudian kami nyatakan saya tutup untuk kemudian kami lakukan investigasi," kata Sudaryono dikutip dari cnnindonesia.com, Senin (7/9/2026).


Sudaryono menjelaskan, SLHS merupakan salah satu syarat mutlak bagi dapur yang menyelenggarakan program MBG. Karena itu, BGN melakukan penyisiran terhadap seluruh dapur SPPG untuk memastikan setiap persyaratan telah dipenuhi.




Dari total 27.485 dapur yang sebelumnya tercatat, BGN telah menetapkan sementara sebanyak 27.022 dapur. Penyisiran kemudian dilanjutkan untuk memeriksa sejumlah persyaratan, termasuk status pendaftaran SLHS.


Berdasarkan pembaruan data Kementerian Kesehatan per 7 September 2026 pukul 17.00 WIB, BGN mengidentifikasi sebanyak 1.999 dapur MBG yang belum melakukan pendaftaran SLHS.


Sudaryono mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan silang, menunggu, serta mengonfirmasi status pendaftaran kepada dapur-dapur tersebut sejak beberapa waktu lalu.




Namun, hingga pembaruan data terakhir, ribuan dapur tersebut belum melakukan pendaftaran SLHS.


"Jadi dapur-dapur sebanyak 1.999 ini itu tidak melakukan pendaftaran SLHS di Dinas Kesehatan masing-masing yang artinya bukan mendaftar kemudian syaratnya tidak dipenuhi, bukan. Tapi ini tidak melakukan pendaftaran," ujarnya.




Dari 1.999 dapur yang ditutup sementara, sebanyak 351 SPPG berada di wilayah 1, 1.417 di wilayah 2, dan 231 di wilayah 3.


BGN menyatakan penutupan sementara tersebut akan dilakukan selama proses investigasi terhadap dapur-dapur yang belum mendaftarkan SLHS berlangsung. (*)