Selasa, 8 September 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Perbaikan Jalan Swadaya Masyarakat Jadi Perhatian DPRD Sampang

Syabilur Rosyad - Tuesday, 08 September 2026 | 05:23 AM

Background
Perbaikan Jalan Swadaya Masyarakat Jadi Perhatian DPRD Sampang
Anggita Fraksi PAN DPRD Kabupaten Sampang, Muhammad Nur Mustakim. (Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com – Fenomena perbaikan jalan yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat menjadi perhatian DPRD Kabupaten Sampang. Kondisi tersebut disampaikan Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) kepada Pemerintah Kabupaten Sampang dalam rapat paripurna.


Sorotan itu disampaikan anggota Fraksi PAN DPRD Sampang, Muhammad Nur Mustakim, saat Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dan Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi, Senin (7/9/2026).


Dalam forum tersebut, Mustakim menyampaikan adanya keluhan masyarakat terkait banyaknya ruas jalan yang rusak dan belum mendapatkan penanganan dari pemerintah daerah.




Kondisi itu membuat sebagian masyarakat berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya dengan menggalang sumbangan dari warga hingga pengguna jalan.


"Kami memang menyinggung soal fenomena maraknya perbaikan jalan dengan swadaya masyarakat. Kami langsung sampaikan dan mengingatkan kepada Bupati Sampang secara langsung saat forum paripurna. Karena banyak masyarakat melakukan perbaikan secara swadaya dan menjadi sorotan masyarakat," kata Muhammad Nur Mustakim, Selasa (8/9/2026).




Menurut Mustakim, penyampaian tersebut diharapkan mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Sampang sehingga persoalan infrastruktur jalan yang menjadi keluhan masyarakat dapat segera dicarikan solusi.


"Memang ada jawaban, bagaimana nantinya untuk segera melakukan langkah-langkah konkret, baik melalui aspirasi DPRD ataupun melalui hibah hingga penggunaan alokasi dana lainnya," ujarnya.


Ia mengatakan, persoalan jalan rusak tidak hanya menjadi perhatian masyarakat, tetapi juga menjadi tanggung jawab moral anggota DPRD yang memiliki daerah pemilihan masing-masing.




Terlebih, menurutnya, kegiatan perbaikan jalan secara swadaya masyarakat saat ini hampir merata terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sampang.


"Dari 45 DPRD ini memiliki beban moral di masing-masing desa. Apalagi kegiatan perbaikan jalan dengan swadaya masyarakat hampir merata dilakukan di Kabupaten Sampang," ungkapnya.




Mustakim memahami kondisi keuangan daerah Kabupaten Sampang yang saat ini masih terbatas. Namun demikian, ia menilai keterbatasan anggaran tetap perlu diimbangi dengan upaya pemerintah dalam mencari solusi atas kebutuhan infrastruktur masyarakat.


"Sempat dijawab oleh Bupati bahwa akan dikonsultasikan ke Biro Hukum, seperti hibah itu bisa digunakan apa tidak melalui swadaya," katanya.


Sementara itu, Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengatakan pemerintah daerah akan tetap mencari jalan keluar terkait maraknya perbaikan jalan yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.




Pemkab Sampang, kata dia, juga telah berkoordinasi dengan Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait kemungkinan penggunaan sejumlah skema anggaran, termasuk hibah, untuk membantu masyarakat.


"Kami kemarin sudah melakukan koordinasi dengan Biro Hukum Pemprov, insyaallah ada jalan keluar. Sehingga kita bisa membantu masyarakat yang mempunyai keinginan yang sama untuk membangun desanya hingga daerahnya sehingga bersinergi dengan baik oleh masyarakat sekitar," kata Slamet Junaidi.




Dengan adanya koordinasi tersebut, pemerintah berharap dapat menemukan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan sehingga aspirasi masyarakat terkait perbaikan infrastruktur dapat tetap ditindaklanjuti. (Syad)