Rabu, 9 September 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Kemenhut Segel Lokasi Karhutla, Temukan Penanaman Sawit Usai Api Padam

Redaksi - Wednesday, 09 September 2026 | 09:55 AM

Background
Kemenhut Segel Lokasi Karhutla, Temukan Penanaman Sawit Usai Api Padam
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat melakukan penyegelan lokasi terdampak karhutla di Kalimantan Barat. (Istimewa/)

salsabilafm.com – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyegel lokasi yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kalimantan Barat, Selasa (8/9/2026).


Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, penyegelan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penegakan hukum terhadap aktivitas di lokasi dan menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto.


Dalam penyegelan tersebut, Raja Juli menyoroti temuan aktivitas penanaman kelapa sawit di lokasi yang asapnya baru saja padam.




"Sesuai dengan perintah bapak presiden. Ini banyak sekali yang nakal. Ini (di lokasi penyegelan) baru aja asapnya padam tapi sudah mulai ditanam sawit ini ya," kata Raja Juli dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).


Menurut Raja Juli, proses penegakan hukum terhadap aktivitas tersebut saat ini dilakukan oleh Gakkum Kehutanan bersama Polri dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Ketapang.




Selama proses hukum berlangsung di Polda Kalimantan Barat, pihak yang berada di lokasi dilarang memasuki kawasan maupun melakukan aktivitas apapun.


"Yang pertama tentunya ini dilarang masuk, dilarang melakukan aktivitas apa-apa, sambil pidananya sedang berproses juga di Polda Kalimantan Barat," ujarnya.


Kemenhut juga menyita satu unit alat berat yang ditemukan digunakan di lokasi terdampak karhutla yang mulai ditanami sawit.




"Ya itu, mereka dengan sewenang-wenang ya mereka bakar, masyarakat menjadi napas sesak, nah kemudian mereka udah mulai tanam sawit. Oleh karena itu sudah kita tindak, udah kita sita alat beratnya dan sedang diproses di Polda. Kerjasama dengan Gakkum Kehutanan," kata Raja Juli.


Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menyoroti kemunculan lahan perkebunan sawit baru setelah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan dan Sumatra.




Hal tersebut disampaikan Prabowo setelah menerima laporan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengenai penanganan kasus karhutla dalam Rapat Terbatas (Ratas) secara virtual, Senin (7/9/2026).


Prabowo menduga terdapat unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan yang bertujuan untuk membuka perkebunan.


Ia pun meminta Kapolri untuk terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan tersebut, termasuk memastikan pihak yang berada di balik aktivitas pembukaan lahan setelah kebakaran. (*)