Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau
Redaksi - Wednesday, 09 September 2026 | 09:53 AM


salsabilafm.com – Lima jurnalis dan awak kapal yang berlayar di Selat Sunda untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau dari titik terdekat yang aman dilaporkan hilang kontak.
Kepala Basarnas Banten, Al Amrad menjelaskan, rombongan tersebut awalnya bertolak dari perairan Banten menuju Selat Sunda pada Senin (7/9/2026) siang.
"Pada hari Senin tanggal 7 September 2026 pada pukul 14.00 WIB, jurnalis Banten bertolak dari dermaga Pagedongan Carita untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau," kata Al Amrad dalam keterangan yang dikutip dari detikcom, Selasa (8/9/2026).
Sebelum hilang kontak, salah satu jurnalis dalam rombongan sempat berkomunikasi dengan rekannya yang berada di Lampung. Dalam komunikasi terakhir tersebut, jurnalis itu sempat membagikan titik lokasi kapal.
"Komunikasi terakhir korban dengan jurnalis Lampung atas nama Abay bahwa pada pukul 14.42 (7/9) mengirim share location terakhir dan pada pukul 15.04 terjadi hilang kontak. Sampai berita ini dilaporkan, korban belum ditemukan," tutur Amrad.
Berdasarkan pemutakhiran data Basarnas pada Selasa (8/9/2026) malam pukul 19.40 WIB, rombongan yang berangkat menggunakan kapal tersebut dipastikan berjumlah tujuh orang.
Mereka terdiri dari pewarta foto LKBN Antara M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, Donal yang merupakan pewarta lepas, serta dua orang lainnya yang masih dalam proses pendataan.
Proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan pada Selasa (8/9/2026) dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada Rabu (9/9/2026).
Al Amrad mengatakan, dalam operasi pencarian hingga Selasa petang pukul 18.15 WIB, tim SAR telah menjangkau wilayah hingga Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, pencarian tersebut belum membuahkan hasil.
Untuk pencarian hari ini, Basarnas mengerahkan KN SAR Tatuka dan Rigid Inflatable Boat (RIB) Banten yang dilengkapi peralatan SAR air, medis serta komunikasi.
Operasi tersebut dilakukan bersama Polairud Polda Banten. Tim SAR juga akan memperluas wilayah pencarian dengan mempertimbangkan rute perjalanan rombongan dari Carita menuju Gunung Anak Krakatau.
"Untuk rencana besok tetap nanti kita memperluas area pencarian karena hari ini kita mempelajari rute dari Carita sampai dengan Anak Gunung Krakatau," kata Al Amrad kepada wartawan, dikutip dari Antara. (*)
Next News

Angkat Tema Petik Laut, PAUD Idaman Al Munawarah Meriahkan Karnaval Hari Jadi Sumenep ke-757
in 5 hours

Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang Gelar Tahlil 7 Hari Wafat KH Syukron Makmun
16 hours ago

3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Galis Bangkalan
16 hours ago

Operasi Sikat Semeru, Polres Pamekasan Ringkus 9 Tersangka
16 hours ago

Kuota Solar Habis, SPBU di Pamekasan Terapkan Sistem Buka-Tutup
16 hours ago

2 Pegawai SPPG Sumenep Diciduk Polisi, Diduga Nyabu di Dapur MBG
16 hours ago

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD, Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri
a day ago

Nelayan Sampang Hilang di Perairan Ketapang, Pencarian Hari Pertama Nihil
a day ago

Kecelakaan Tunggal di Jalan Imam Bonjol Sampang, Pengendara Vario Meninggal Dunia
2 days ago

Catut Nama untuk Minta Uang ke Sekolah, PWI Sampang Akan Laporkan Oknum Pers
2 days ago




