Sepanjang Februari-Juli 2025, Tercatat 800 Kasus Campak di Sumenep
Redaksi - Monday, 11 August 2025 | 05:20 PM


salsabilafm.com – Sebanyak 800 kasus campak terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Jumlah itu diketahui dari data kasus campak yang tercatat di Dinas Kesehatan dan Program Pengembangan keprofesian Berkelanjutan (P2KB) Sumenep sepanjang Februari – Juli 2025.
Tingginya kasus tersebut menjadi perhatian serius, apalagi sebagian besar penderita adalah balita atau anak di bawah usia lima tahun.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep, Achmad Syamsuri menyebutkan, sekitar 52 persen penderita campak itu anak-anak usia satu sampai empat tahun.
Menurutnya, jenis campak yang ditemukan di Sumenep kasus dengan tipe yang umum terjadi.
"Kalau yang kami ambil sampelnya, itu campak morbili atau measles," kata Achmad Syamsuri pada Minggu (10/8/2025).
Dia menduga cuaca yang tidak menentu turut memperburuk penyebaran melalui droplet udara dan kontak langsung.
"Penyebabnya memang agak kuat, salah satunya karena perubahan cuaca, panas dingin, kami mengarah ke sana. Cuacanya tidak menentu, kadang hujan, panas, kadang hujan lagi. Itu yang menyebabkan sistem kekebalan pada anak, terutama ya," paparnya.
Meski sebagian besar penderita disebut sudah pernah mendapatkan vaksin, namun risiko tetap ada. "Rata-rata yang terserang campak sudah terimunisasi," katanya.
Untuk menekan penyebaran campak, Pemkab Sumenep terus memperkuat layanan imunisasi di lapangan.
Salah satu cara yang kini ditempuh adalah imunisasi kejar. Vaksin ini menyasar anak-anak yang belum sempat mendapat imunisasi sesuai jadwal.
"Mengintensifkan imunisasi kejar, untuk memberikan vaksinasi kepada individu yang belum menerima dosis vaksin sesuai jadwal yang seharusnya atau yang tertinggal," paparnya.
Pemerintah juga telah meningkatkan respons dan pelayanan kesehatan terhadap kasus campak.
"Pemerintah sudah mengintensifkan pelayanan terhadap campak ini," tutup Syamsuri. (*)
Next News

Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
17 hours ago

Target Selesai Juni, Proyek Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Baru Capai 85 Persen
17 hours ago

Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang Dibatasi untuk Pelajar, Kategori Umum Ditiadakan
17 hours ago

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
19 hours ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
21 hours ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
21 hours ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
21 hours ago

BMKG Imbau Nelayan dan Operator Kapal Waspadai Angin Kencang di Perairan Sumenep
21 hours ago

Korban Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
a day ago

4 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan Meninggal Dunia, 218 Orang Selamat
a day ago





