Rabu, 22 Juli 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Sekolah Rakyat di Sampang Belum Miliki Guru Kelas, MPLS Dimulai 31 Juli

Syabilur Rosyad - Wednesday, 22 July 2026 | 03:45 AM

Background
Sekolah Rakyat di Sampang Belum Miliki Guru Kelas, MPLS Dimulai 31 Juli
Kadinsos Jawa Timur, Dra. Restu Widiani didampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat diwawancara awak media, Selasa (21/7/2026). (Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com – Menjelang dimulainya operasional Sekolah Rakyat di Kabupaten Sampang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih mempersiapkan kebutuhan tenaga pendidik. Hingga kini, Sekolah Rakyat di Sampang belum memiliki guru kelas untuk jenjang SD maupun SMP.


Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dra. Restu Novi Widiani saat mendampingi kunjungan Gubernur Jawa Timur ke Kabupaten Sampang, Selasa (21/7/2026).


Restu menjelaskan, proses pemenuhan tenaga pendidik masih terus dilakukan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan guru kelas dengan melibatkan tenaga pendidik dari sejumlah kabupaten di sekitar Sampang.




"Sampai saat ini Sekolah Rakyat di Kabupaten Sampang memang belum memiliki guru kelas. Karena itu kami sedang menyiapkan pemenuhannya agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik," katanya saat diwawancara awak media.


Menurutnya, kolaborasi lintas instansi dilakukan agar seluruh kebutuhan tenaga pengajar dapat terpenuhi sebelum proses pembelajaran efektif dimulai.




"Untuk kebutuhan guru SD dan SMP, kami akan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Tenaga pendidik nantinya akan diambil dari beberapa kabupaten di sekitar Sampang sesuai kebutuhan," jelasnya.


Meski proses rekrutmen guru kelas masih berlangsung, pelaksanaan Sekolah Rakyat tetap berjalan sesuai jadwal. Kegiatan perdana akan diawali dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli 2026.


Selama masa awal tersebut, para siswa akan didampingi oleh guru asuh atau pendamping hingga guru kelas resmi bertugas.




"Kegiatan Sekolah Rakyat tetap akan dimulai pada 31 Juli 2026 dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sementara selama proses awal, para siswa akan didampingi oleh guru asuh atau pendamping hingga guru kelas siap bertugas," tutupnya. (Syad)