Purbaya Buka Peluang APBN untuk Saldo Awal Rekening Masyarakat
Redaksi - Thursday, 10 September 2026 | 10:12 AM


salsabilafm.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendanai saldo awal program pembukaan rekening bank bagi masyarakat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Purbaya mengatakan kebutuhan anggaran untuk program tersebut masih berada dalam batas kemampuan fiskal pemerintah. Terlebih, saldo awal yang diberikan kepada setiap penerima relatif kecil.
"Mungkin ya. Kan kalau Rp50 ribu kali sekian, nggak banyak-banyak amat lah kalau saya lihat," kata Purbaya dikutip dari cnbcindonesia.com, Rabu (9/9/2026).
Ia menegaskan pemerintah masih memiliki cadangan belanja yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program tersebut.
"Cadangan belanja pemerintah ada, selalu ada. Saya lihat masih masuk," ujarnya.
Program pembukaan rekening secara massal tersebut merupakan salah satu inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas inklusi keuangan nasional.
Pemerintah menugaskan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) sebagai penyedia rekening bagi masyarakat.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp11 triliun untuk mendukung program tersebut. Dana itu berasal dari APBN dan akan digunakan sebagai setoran awal rekening masyarakat.
Program tersebut ditargetkan menjangkau lebih dari 200 juta penduduk. Setiap rekening yang dibuka akan memperoleh saldo awal sebesar Rp50 ribu.
"Dari APBN. Totalnya kalau 200 juta penduduk kan berarti kira-kira 600 juta dolar AS atau sekitar Rp11 triliun lah," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Melalui program ini, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat terhubung dengan layanan perbankan formal. Akses terhadap berbagai program keuangan dan bantuan sosial juga diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.
(*)
Next News

Kecelakaan di JLS Sampang, 1 Orang Meninggal Dunia
8 hours ago

9 Nelayan Sumenep Ditahan Otoritas Australia, 2 Dikarantina karena Sakit
8 hours ago

Tanggapi Pembongkaran Paksa Minimarket di Pamekasan, Begini Penjelasan Emil Dardak
8 hours ago

Saksikan Ibunya Diancam dengan Celurit, Anak 8 Tahun di Pamekasan Alami Trauma
2 hours ago

Polisi Panggil Saksi-saksi Kasus Pembongkaran Retail Modern di Pamekasan
2 hours ago

Leher Siswa SMA Terjerat Kabel PLN di Bangkalan
a day ago

Digerebek Suami di Tempat Kerja, Nakes Diduga Selingkuh dengan Kepala Puskesmas Robatal
a day ago

Pecatur Sampang Raih Dua Medali di Asia Pacific Deaf Chess Championship 2026
a day ago

Minibus Vs Motor Terlibat Kecelakaan di Pamekasan
2 days ago

Kecewa Pelayanan Kesehatan, Warga Segel Pustu Blu'uran Sampang
2 days ago




