Kemarau di Sampang Diprediksi Berlangsung hingga Desember 2026
Syabilur Rosyad - Thursday, 10 September 2026 | 10:02 AM


salsabilafm.com – Musim kemarau di Kabupaten Sampang, Madura, diprediksi akan berlangsung cukup panjang.
Berdasarkan koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang dengan BPBD Provinsi Jawa Timur, kondisi kemarau bahkan berpotensi bertahan hingga Desember 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, mengatakan kondisi tersebut perlu diwaspadai karena sejumlah wilayah saat ini sudah mengalami kekeringan cukup parah.
"Ini prediksi BMKG kemarin. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi, dan prediksinya kemarau bisa berlangsung sampai Desember," kata Fajar, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, kondisi cuaca saat ini turut dipengaruhi fenomena El Nino dan cuaca ekstrem. Dampaknya tidak merata, karena terdapat daerah yang masih mengalami hujan, namun intensitasnya cenderung ekstrem.
"Memang sekarang ini dampaknya El Nino dan cuaca ekstrem. Jadi ada beberapa daerah yang kekeringannya sangat parah. Kemaraunya juga sangat parah," ujarnya.
Di tengah kondisi tersebut, debit air di sejumlah wilayah Sampang terus mengalami penurunan. Bahkan, sumber air yang berada di kawasan perkotaan disebut mulai berkurang sehingga pemenuhan kebutuhan masyarakat menjadi semakin sulit.
BPBD Kabupaten Sampang saat ini lebih memprioritaskan langkah penanganan jangka pendek untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
"Langkah yang kita lakukan untuk jangka pendek adalah dropping air bersih," jelasnya.
Fajar mengatakan, ancaman kekeringan masih berpotensi meluas apabila musim kemarau berlangsung lebih lama dari perkiraan. Kondisi tersebut tentunya akan meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap pasokan air bersih.
"Apabila kemarau tetap berlanjut, wilayah yang terdampak kekeringan akan bertambah," pungkasnya. (Syad)
Next News

Tangani Bencana Kekeringan, Pemkab Sampang bersama SKK Migas Jabanusa - HCML Bantu Air Bersih
a day ago

Kecelakaan di JLS Sampang, 1 Orang Meninggal Dunia
a day ago

9 Nelayan Sumenep Ditahan Otoritas Australia, 2 Dikarantina karena Sakit
a day ago

Tanggapi Pembongkaran Paksa Minimarket di Pamekasan, Begini Penjelasan Emil Dardak
a day ago

Saksikan Ibunya Diancam dengan Celurit, Anak 8 Tahun di Pamekasan Alami Trauma
a day ago

Polisi Panggil Saksi-saksi Kasus Pembongkaran Retail Modern di Pamekasan
a day ago

Leher Siswa SMA Terjerat Kabel PLN di Bangkalan
2 days ago

Digerebek Suami di Tempat Kerja, Nakes Diduga Selingkuh dengan Kepala Puskesmas Robatal
2 days ago

Pecatur Sampang Raih Dua Medali di Asia Pacific Deaf Chess Championship 2026
2 days ago

Minibus Vs Motor Terlibat Kecelakaan di Pamekasan
3 days ago




