Sekjen FPRB Jatim Dorong Relawan Kebencanaan Sampang Terus Menguat
ROMI - Monday, 21 August 2023 | 08:34 PM


salsabilafm.com– Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sampang mengikuti kegiatan Jambore Kemanusian Forum PRB se- Jawa Timur. Digelar pada 18-20 Agustus 2023, di Coban Putri, Kota Batu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) FPRB Provinsi Jawa Timur, Catur Sudarmanto mengapresiasi keikut sertaan para relawan dari Kota Bahari.
Catur Sudarmanto mengatakan, FPRB sampang dalam setiap event yang dilaksanakan FPRB Jatim, tidak pernah absen dan selalu memberikan suport, begitu juga saat kegiatan Jambore II FPRB Jatim. Menurutnya, tidak hanya sekedar menjadi peserta, FPRB Sampang juga turut membantu pelaksanaan kegiatan.
"FPRB Sampang sangat membantu kelancaran kegiatan utamanya berurusan dengan dokumentasi, ini sangat-sangat membantu, karena kami belum memiliki sumberdaya seperti yang dimiliki FPRB Sampang," ungkapnya, Senin (21/8/2023).
Tokoh penanggulangan bencana yang akrap disapa Mbah Dharmo itu menambahkan, dari sisi peserta, FPRB Sampang bahkan mengirimkan personelnya melebihi kuota, hal itu menandakan bagaimana konektivits FPRB Sampang dengan FPRB Jatim sangat baik.

Kemudian, ia menyarankan supaya FPRB Sampang bisa semakin menguatkan dan meningkatkan unsur-unsur yang ada. Ia berharap apa yang sudah diraih minimal bisa dipertahankan, mempertahankan kemandirian, serta sinergiatas dengan semua pihak.
Dalam kesempatan berbeda, Ketua FPRB Kabupaten Sampang, Moh. Hasan Jailani menyampaikan, ada pesan kuat dalam Jambore II kali ini, pertama mengenalkan bahwa Sampang tidak sendiri, banyak Kabupaten Kota yang memiliki semangat sama dalam upaya penanggulangan bencana.
"Semangatnya nambah, kegilaannya nambah, edukasi, pertemanan, jaringan nambah. Terpenting, menjaga dan menambah semangat bahwa menjadi relawan adalah champion atau para juara," paparnya.
Menurut Hasan Jailani, semangat itu harus terus diasah, tidak hanya sekedar menjadi relawan, tetapi juga harus mempunyai kapasitas yang cukup, bukan hanya mengatakan bahwa diri sebagai relawan, tetapi tidak bisa melakukan apa-apa.
"Bertemu dan berjamu banyak tokoh dan orang yang expert saat Jambore memperkuat keyakinan diri. Alhamdulillah Jambore di Batu Malang, diakui atau tidak FPRB Sampang sejak Jambore 1 hingga kemarin diakui keberadaannya," ucapnya.
Tanpa diduga sebelumnya, lanjut Hasan Jailani, FPRB Sampang ditawari sebagai finalis pertama untuk menyiapkan Jambore 3. Namun setelah dikaji bersama, sementara waktu memutuskan untuk tidak, akhirnya bendara Jambore 3 jatuh ke Banyuwangi.

Pria yang akrab disapa Mas Mamak itu menceritakan, selama kegiatan berlangsung, beberapa kali delegasi Sampang naik panggung, itu bukti bahwa FPRB Sampang sangat disukai oleh panitia dan peserta yang lain. Bahkan, tenda FPRB Sampang juga menjadi tonkrongan favorit.
"Yang asik juga, tenda FPRB di hari kedua sangat disukai beberapa pegiat relawan BNPB, BPBD, temen-temen aktivis, dan para orang ekspert di isu kebencanaan dan isu kemanusian," ujarnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut setelah mengikuti Jambore, FPRB Sampang akan meneruskan beberapa agenda yang belum sempat diselesaikan. Diantarnya:
- Sanggub, Santri Tangguh Bencana
- Temu Relawan se- Kabupaten Sampang bersama unsur pemerintah, stake holder dan pihak terkait.
- Mendorong LPBI NU Sampang Untuk Membentuk 9 Destana
- Kerjasama FPRB, DLH, dan Politeknik Negeri Madura Dalam Pengurangan Isu Sampah
- Melakukan Panen Hujan
- Turut Menyusun Master Plan Sampang Smart City dan kegiatan lainnya.
"Saya pikir juga kerjasama FPRB, Poltera, dan DLH. Terus pantengin untuk bisa menciptakan pengurangan isu Sampah dan menaikkan nilai melalui panen air hujan, serta beberapa kegiatan lainnya," tutupnya. (Romi)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
19 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
20 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
20 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
20 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
20 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
20 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
20 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
20 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
20 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





