Sarankan Penimbunan Organik, DLH Perkim Sampang: Undang-Undang Tidak Memperbolehkan Pembakaran Sampah
Ach. Mukrim - Thursday, 23 October 2025 | 07:04 PM


salsabilafm.com – Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat, dan Permukiman (DLH Perkim) Kabupaten Sampang melarang masyarakat membuat lubang untuk membakar sampah, karena hal tersebut bertentangan dengan undang-undang lingkungan. Sebagai gantinya, masyarakat disarankan membuat lubang penimbunan sampah organik di pekarangan rumah.
Kepala DLH Perkim Sampang, Faisol Ansori, menjelaskan, sampah organik yang ditimbun akan terurai dan menjadi pupuk alami. Cara ini dinilai baik untuk mengurangi beban pengangkutan sampah dan memperpanjang usia Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
"Undang-undang tidak memperbolehkan pembakaran sampah. Tapi menimbun sampah organik di pekarangan, seperti yang dilakukan nenek moyang kita dulu, justru bagus," jelasnya, Kamis (23/10/2025).
Dijelaskannya, pengangkutan sampah di Kecamatan Torjun dan Jrengik dilakukan setiap dua hari sekali, terutama saat hari pasaran, karena volume sampah meningkat pada waktu itu. Namun, pelayanan sering terkendala karena keterbatasan armada, yang saat ini hanya tersedia satu mobil pickup berkapasitas 2–3 meter kubik.
"Kami mohon maaf jika ada keterlambatan. Bukan karena tidak melayani, tapi karena kondisi armada kami terbatas dan kadang perlu perawatan," imbuhnya.
Menurut Faisol, TPA di Sampang diperkirakan masih mampu menampung sampah selama 2–3 tahun ke depan. DLH Perkim juga telah menyiapkan cadangan lahan perluasan di sebelah utara TPA, yang merupakan aset daerah. Namun, lahan itu belum bisa digunakan sebelum dilakukan pembangunan infrastruktur pendukung.
Selain itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR terkait pemasangan bronjong, yang berfungsi menambah luasan TPA agar mampu menampung lebih banyak sampah dari wilayah perkotaan.
"Kami tetap berkomunikasi dengan PUPR agar bronjong bisa diakomodir, supaya TPA bisa menampung lebih banyak sampah," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
15 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
15 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
17 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
17 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
17 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
17 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
17 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
3 days ago




