Selasa, 21 April 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Sampang Belum Miliki BBI, Penguatan Ketahanan Pangan Perikanan Belum Maksimal

Ach. Mukrim - Tuesday, 21 April 2026 | 06:51 AM

Background
 Sampang Belum Miliki BBI, Penguatan Ketahanan Pangan Perikanan Belum Maksimal
Pembudidaya ikan lele, Sukri, sedang memanen. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang hingga kini belum memiliki Balai Benih Ikan (BBI). Kondisi ini dinilai berdampak pada belum optimalnya penguatan ketahanan pangan di sektor perikanan, khususnya dalam mendukung pembudidayaan ikan di daerah.


Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya Dinas Perikanan (Diskan) Sampang, Moh. Mahfud, menjelaskan, ketiadaan BBI disebabkan keterbatasan anggaran daerah. Padahal, rencana pembangunan fasilitas tersebut telah disusun sejak sekitar tiga tahun lalu, termasuk studi kelayakan dengan estimasi biaya mencapai Rp2 miliar.


"Rencananya kami akan bangun di Omben, tapi karena efisiensi saat pandemi Covid-19, akhirnya tidak terlaksana," katanya, Kamis (21/4/2026).




Mahfud menambahkan, tanpa adanya BBI, pemerintah daerah kesulitan menyediakan fasilitas percontohan budidaya ikan bagi para pembudidaya. Saat ini, dukungan yang bisa diberikan baru sebatas bantuan benih dan pakan.


"Saat ini yang bisa kami lakukan hanya memberikan bantuan benih dan pakan kepada pembudi daya," imbuhnya.




Salah satu pembudidaya ikan lele, Sukri, mengaku masih harus mendatangkan benih ikan dari luar daerah dengan memanfaatkan jaringan sesama pembudidaya. Dia menilai keberadaan BBI sangat dibutuhkan untuk menjamin ketersediaan benih sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha budidaya ikan di Sampang.


Hingga kini, rencana pembangunan BBI tersebut disebut belum kembali menjadi pembahasan lanjutan di lingkungan pemerintah daerah, meski dinilai penting untuk mendukung program ketahanan pangan berbasis perikanan.


"Harapannya pemkab bisa segera hadir dengan adanya BBI," pungkasnya. (Mukrim)