Sampaikan Nota Penjelasan R-APBD 2026, Bupati Sampang Tegaskan 4 Prioritas Pembangunan Daerah
Ach. Mukrim - Thursday, 23 October 2025 | 10:38 AM


salsabilafm.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menggelar Rapat Paripurna, Rabu (22/10/2025). Agenda paripurna kali ini tentang Nota Penjelasan Bupati atas Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 dan 2 Raperda Usulan, serta Nota Bapemperda atas 2 Raperda Inisiatif.
Acara yang diselenggarakan di Graha Paripurna DPRD Sampang itu terkesan unik. Sebab, peserta rapat semua terpantau menggunakan pakaian khas santri. Hal itu adalah bagian dari Pemkab dan DPRD Sampang untuk memperingati hari santri nasional.
Dalam Kesempatan tersebut Bupati Sampang, Slamet Junaidi menyampaikan, setelah Rancangan APBD tahun anggaran 2026 disusun dan disampaikan kepada DPRD pada tanggal 12 September 2025. Tanggal 23 September 2025 lalu Dirjend Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah merilis Penetapan Alokasi Pagu Definitif Dana Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2026 melalui surat Nomor S-62/PK/2025. Dari penetapan tersebut, Sampang terdampak pengurangan yang sangat signifikan.
"Terdapat penurunan sangat signifikan terhadap penetapan alokasi pagu dana transfer tahun 2026 dibandingkan penetapan pagu dana transfer tahun lalu. Total penurunan sebesar Rp 98.725.766.000 dibandingkan dengan alokasi dana transfer tahun 2025," katanya.
Slamet Junaidi menuturkan, Pemerintah Daerah sudah melakukan penyelarasan terhadap APBD tahun 2026 mendatang dengan adanya penurunan dana transfer yang didapat. Pihaknya juga telah menyampaikan hal tersebut kepada Ketua DPRD Sampang pada tanggal 20 Oktober 2025 kemarin untuk dilakukan pembahasan di tingkat Komisi dan Badan Anggaran DPRD.
"Tim anggaran Pemerintah Kabupaten Sampang telah melakukan penyesuaian terhadap rancangan APBD tahun 2026," tuturnya.
Ia menambahkan, pada tanggal 15 Agustus 2025 lalu pihaknya telah menyepakati plafon anggaran untuk setiap program tahun 2026. Di mana, pada tahun anggaran 2026 pembangunan Pemkab Sampang mengusung tema Peningkatan Produktifitas SDM serta Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan untuk Percepatan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan.
Dari tema pembangunan yang diusung, jelas dia, ada 4 prioritas pembangunan. Pertama, Peningkatan Produktivitas SDM melalui pemenuhan kualitas pendidikan dan kesehatan serta kehidupan sosial yang harmonis, maju, dan berbudaya. Kedua, Pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan untuk pembangunan ekonomi inklusif berkelanjutan berbasis agribisnis dan UMKM. Ketiga, Pembangunan Infrastruktur yang berkelanjutan. Keempat, peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan inovatif.
"Sesuai dengan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD tahun 2026 yang telah disepakati bersama dengan DPRD Kabupaten Sampang," pungkasnya.(Mukrim)
Next News

Pertamina Patra Niaga Berikan Santunan Lintas Agama Serentak di 3 Provinsi
7 hours ago

Banjir Rob Rendam Kepulauan di Sumenep
7 hours ago

Gendong 15 Boneka Unta dari Arab Saudi, Jemaah Haji Asal Sampang Curi Perhatian
7 hours ago

Jamaah Haji Pamekasan Meninggal di Tanah Suci, Kemenag Dampingi Ahli Waris Urus Santunan
7 hours ago

Target 307 Ribu Ton, Produksi Garam di Sampang Baru Capai 100 Ton
7 hours ago

616 Jemaah Haji Tiba di Sampang, 2 Meninggal di Tanah Suci
7 hours ago

Pemerintah Tunggu DPR Rampungkan RUU Perampasan Aset, Supratman: Presiden Ingin Cepat Selesai
10 hours ago

Polisi Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa atas Dugaan Kasus Fitnah Ijazah Jokowi
10 hours ago

Catat Rutenya! Ini Skema Pengalihan Arus Jelang Kedatangan Jemaah Haji Sampang
an hour ago

Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Robatal Sampang, 2 Pelaku Ditangkap
a day ago




