Kamis, 29 Januari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

RSUD Smart Jadi RS Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran UTM

Redaksi - Thursday, 29 January 2026 | 08:18 AM

Background
RSUD Smart Jadi RS Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran UTM
Halaman utama RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo di Jalan Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. ( Istimewa/)

salsabilafm.com — RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan resmi menjadi rumah sakit pendidikan utama Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Trunojoyo Madura (UTM).


Rumah Sakit Pendidikan Utama (RSPU) mempunyai fungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan, pendidikan dan penelitian secara terpadu dalam bidang pendidikan kedokteran, pendidikan berkelanjutan dan pendidikan kesehatan lainnya secara multiprofesi.


RSUD Pamekasan tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk menunjang terlaksananya hal tersebut.


"Untuk menjadi rumah sakit pendidikan utama itu harus dilamar dulu oleh instansi pendidikan," ungkap Plt Direktur RSUD Smart dr. Syaiful Hidayat, Kamis (29/1/2026).


dr. Syaiful mengatakan, RS Smart telah memenuhi beberapa persyaratan untuk menjadikan RS sebagai lahan pembelajaran calon dokter muda FK UTM, salah satunya, sudah tercatat sebagai rumah sakit Kelas B Pendidikan.


Bahkan sejak 2019 sampai saat ini RS Smart sudah menjadi Rumah sakit jejaring bagi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) sehingga beberapa dokter muda melaksanakan kepaniteraan klinik yang dipusatkan di gedung center pendidikan RS Smart.


RSUD Smart juga telah mendukung di sektor tenaga pendidik. Dokter pendidik tersebut harus berstatus spesialis.


"Saat ini RSUD Smart memiliki sekitar 27 dokter spesialis aktif sebagai tenaga pendidik klinis," sambung dr. Syaiful.


Dia juga menyebut bahwa realisasi pendidikan itu diperkirakan pada 2030 untuk lulusan pertama sarjana kedokteran FK UTM.


"Setelah lulus, mahasiswa kedokteran UTM menjalankan pendidikan profesi dokter selama kurang lebih dua tahun di sini," jelasnya.


Kendati demikian, dr. Syaiful memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tidak akan terganggu saat pelaksanaan pendidikan kedokteran.


"Nanti akan diatur lebih rinci antara pihak UTM dan RS Smart. Intinya kami pastikan pelayanan tidak akan mengalami kendala," pungkasnya. (*)