Rendah, PBB-P2 Sampang Per September Baru Capai 23,79 Persen
Ach. Mukrim - Friday, 24 October 2025 | 03:14 PM


salsabilafm.com – Tingkat penerima pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang yang bersumber dari pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) hingga triwulan III tahun anggaran berjalan 2025 sangat rendah.
Berdasarkan Data Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang, menunjukkan capaian PBB-P2 per 30 September atau triwulan III tahun 2025 baru 23,79 persen atau senilai Rp1,7 miliar dari target penerima di tahun 2025 sebesar Rp7,5 miliar.
Kepala BPPKAD Sampang Hurun Ien melalui Kabid Pendapatan Moh. Heldiyas Setya Risanto mengatakan, rendahnya capaian penerima PBB-P2 itu dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya tingkat kesadaran masyarakat untuk membayar pajak.
Selain itu, sebagian Pj kepala desa belum bisa maksimal dalam upaya penagihan karena ada yang baru menjabat dan kurang paham terkait siapa pemilik SPPT di wilayahnya.
"Memang sampai saat ini capaian PBB-P2 masih rendah baru sekitar 23,79 persen dari target," jelasnya, Jum'at (24/10/2025).
Menurut Diyas, selama ini pemerintahan daerah sudah berupaya menyampaikan kewajiban yang harus dibayar oleh masyarakat melalui kepala desa/lurah dan camat, agar mengimbau bahkan menagihkan tunggakan PBB kepada warganya yang bersangkutan.
Bahkan, juga telah dilakukan upaya penagihan dengan membuka pembayaran langsung di lokasi car free day setiap pekan, baik di kota, kantor kecamatan, hingga di balai desa.
"Kami harap para wajib pajak ini segera melunasi kewajiban membayar PBB-P2 nya, sehingga capaian terus meningkat," pintanya.
Untuk diketahui, jumlah SPPT PBB-P2 yang diterbitkan pada tahun 2025 oleh Pemkab Sampang mencapai 537.319 lembar nomor objek pajak (NOP), dengan total nilai ketetapan sebesar Rp10.621.101.584. (Mukrim)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
19 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
20 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
20 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
20 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
20 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
20 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
20 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
20 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
20 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





