Minggu, 26 April 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Rayakan Harlah Ansor, Ketua PCNU Sampang Ikuti Gowes Napak Tilas Bangkalan-Jombang

Ach. Mukrim - Sunday, 26 April 2026 | 01:44 AM

Background
Rayakan Harlah Ansor, Ketua PCNU Sampang Ikuti Gowes Napak Tilas Bangkalan-Jombang
Ketua PCNU Sampang, KH M Itqan ikuti acara gowes napak tilas. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama' (PCNU) Kabupaten Sampang, KH M. Itqan Bushiri, turut ambil bagian dalam kegiatan Gowes Napak Tilas sejauh 123 kilometer yang digelar Gerakan Pemuda (GP) Ansor dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-92, Minggu (26/4/2026).


Kegiatan yang diikuti ribuan peserta dari unsur kader Ansor, masyarakat, hingga komunitas sepeda ini menempuh rute dari Bangkalan menuju Jombang,  melewati Surabaya, Gresik, serta Mojokerto sebelum berakhir di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.


Kiai Itqan Bushiri mengatakan, keikutsertaannya bukan sekadar bentuk partisipasi seremonial. Dia memandang gowes 123 kilometer ini sebagai representasi dari ketangguhan fisik dan mental yang wajib dimiliki kader NU di era modern yang penuh tantangan.




"Kegiatan ini adalah bentuk riyadhoh, olah jiwa dan raga. Menempuh jarak ratusan kilometer dari Bangkalan hingga Jombang membutuhkan kesabaran serta daya tahan luar biasa. Ini merupakan refleksi dari perjuangan para muassis (pendiri) NU terdahulu yang tidak pernah lelah berdakwah meski di tengah medan yang jauh lebih berat," katanya.


Menurutnya, pemilihan rute lintas daerah ini juga memiliki nilai strategis untuk mempererat konektivitas antar-pengurus di berbagai wilayah. Napak tilas ini berfungsi sebagai pengingat memori kolektif warga Nahdliyin mengenai sejarah panjang organisasi yang kini hampir menyentuh usia satu abad tersebut.




"Agenda ini bukan sekadar menyehatkan badan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ketahanan mental dan kemantapan spiritual para kader," ucapnya.


Kiai Itqan juga memberikan apresiasi khusus kepada GP Ansor sebagai motor penggerak acara. Pihaknya menilai langkah Ansor menggabungkan elemen olahraga, sejarah, dan nilai religi adalah inovasi jitu untuk menarik minat generasi muda agar lebih mencintai organisasi serta memahami akar sejarah pesantren.


"Ansor adalah tulang punggung masa depan NU. Dengan semangat yang kita lihat hari ini, saya optimis estafet kepemimpinan akan berjalan inklusif. Semangat gowes ini mencerminkan kemandirian dan kecepatan dalam bergerak menebar kemaslahatan bagi umat," tambahnya.




Kiai Itqan juga menggarisbawahi pemilihan Tambakberas sebagai titik akhir perjalanan. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai historis sentral dalam perjuangan kemerdekaan. Dia berharap para peserta mampu menyerap energi spiritual setelah menyelesaikan tantangan fisik tersebut.


Kiai Itqon berpesan agar seluruh peserta tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban di jalan raya. Baginya, kepatuhan terhadap aturan selama perjalanan adalah implementasi nyata dari akhlakul karimah yang selalu diajarkan di lingkungan pesantren.




"Kami berharap kegiatan ini menjadi preseden positif. Sinergi antara ulama, umara dan pemuda," pungkasnya. (Mukrim)