Sering Temukan Kasus Keracunan, Pemkab Sampang Bentuk Tim Binwas MBG
Ach. Mukrim - Thursday, 11 June 2026 | 05:16 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur resmi membentuk Tim Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) guna mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini diambil untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut berjalan aman dan terhindar dari potensi penyelewengan mutu masakan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan mengatakan, pembentukan tim ini merupakan instruksi langsung Bupati Sampang Slamet Junaidi. Pemkab menilai program pemenuhan gizi ini sangat krusial bagi masa depan generasi muda di Sampang.
"Bupati menganggap cita-cita dalam bentuk program MBG tersebut juga harus terlaksana dengan baik. Sebab, banyak kasus yang selama ini telah terjadi. Selain kasus keracunan, juga ditemukan menu MBG yang tidak sesuai standar, atau terkesan asal-asalan," Katanya, Kamis (11/6/2026).
Yuliadi menjelaskan, Tim Binwas MBG bertugas melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sampang.
Dalam operasionalnya di lapangan, tim pengawas akan menerapkan dua skema utama, yakni pemantauan rutin terjadwal dan inspeksi mendadak (sidak). Langkah sidak diambil agar pemkab bisa memotret kondisi riil tanpa ada manipulasi dari penyedia layanan.
"Kalau monitoring diberi jadwal, tapi ada juga sidak agar kondisi yang kami lihat benar-benar sesuai fakta," ujarnya.
Dia mengungkapkan, untuk memperketat pengawasan, Pemkab Sampang mengintegrasikan berbagai instansi lintas sektor. Tim ini melibatkan unsur dinas perizinan, dinas kesehatan, dinas pekerjaan umum, hingga perangkat daerah terkait lainnya.
Setiap instansi memiliki kewenangan memeriksa kelayakan operasional SPPG sesuai fungsi masing-masing. Nantinya, seluruh laporan dan temuan hasil pengawasan di lapangan akan diteruskan kepada Badan Gizi Nasional (BGN), baik di tingkat provinsi maupun pusat, sebagai bahan evaluasi berkala.
"Langkah proaktif ini merupakan bentuk tanggung jawab moral pemerintah daerah. Pemkab Sampang berkomitmen penuh melindungi para siswa sebagai penerima manfaat agar mendapatkan asupan makanan yang higienis serta memenuhi standar gizi nasional," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Harga Bibit Tembakau di Sampang Mahal, Disperta Siapkan Bantuan Pupuk dan Alsintan
8 hours ago

Job Fair Bangkalan 2026, 3.400 Lowongan Pekerjaan Disediakan
8 hours ago

Mohammad Farok Pimpin DPC PKB Sampang 2026-2031, Fokus Konsolidasi Internal
8 hours ago

2 Desa di Sampang Dapat Bantuan Program Desa Berdaya 2026
8 hours ago

DWP Bapenda Sumenep Gelar Pertemuan Rutin dan Pelatihan Pembuatan Bunga dari Kawat Bulu
10 hours ago

Purbaya Pastikan Kenaikan Pertamax Tidak Akan Ganggu Stabilitas Harga Barang
20 minutes ago

Sejumlah Tokoh Bantah Terlibat Kasus Korupsi MBG
24 minutes ago

Presiden FIFA Senang Iran Berlaga di Piala Dunia 2026
28 minutes ago

Piala Dunia 2026 Akan Dimulai, Upacara Pembukaan di 3 Negara
30 minutes ago

Jemaah Haji Asal Sumenep Meninggal Dunia Akibat Infeksi Ginjal Akut
a day ago





