Kamis, 11 Juni 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

2 Desa di Sampang Dapat Bantuan Program Desa Berdaya 2026

Ach. Mukrim - Thursday, 11 June 2026 | 05:17 AM

Background
2 Desa di Sampang Dapat Bantuan Program Desa Berdaya 2026
Ilustrasi Desa berdaya (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggulirkan Program Desa Berdaya pada tahun 2026 sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Namun, dari tujuh desa yang diajukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, hanya dua desa yang berhasil memperoleh bantuan tersebut.


Kepala Bidang Penataan dan Kerja Sama Desa DPMD Sampang, Abd. Hadi Purnomo, menjelaskan, pihaknya telah mengusulkan Desa Mandangin, Tobaih Barat, Batioh, Samaran, Apaan, Tanggumong, dan Jrangoan untuk mengikuti program tersebut. Akan tetapi, yang dinyatakan lolos hanya Desa Tanggumong dan Desa Jrangoan.


"Dari tujuh desa yang kami ajukan, hanya dua yang mendapatkan bantuan Program Desa Berdaya tahun ini," katanya, Kamis (11/6/2026). 




Menurut Hadi, program tersebut bertujuan memperkuat sektor ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah desa penerima bantuan mengalami penurunan. Pada 2025, terdapat lima desa di Kabupaten Sampang yang menerima program serupa.


Menurut dia, berkurangnya jumlah penerima bantuan merupakan dampak dari kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah provinsi.




Masing-masing desa yang lolos akan menerima bantuan sebesar Rp100 juta. Dana tersebut dapat digunakan sesuai proposal yang telah diajukan kepada pemerintah provinsi. Untuk tahun ini, Desa Tanggumong dan Desa Jrangoan mengusulkan program ketahanan pangan.


"Bantuan akan digunakan untuk pengadaan alat dan mesin pertanian serta pengembangan peternakan kambing," jelasnya.


Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Mandangin, Choirul Anam, mengaku kecewa karena desanya belum berhasil memperoleh bantuan tersebut. Menurutnya, kondisi anggaran desa saat ini cukup terbatas sehingga bantuan dari program tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung berbagai program prioritas desa.




"Karena keterbatasan anggaran yang kami kelola, kami berharap bisa memperoleh bantuan Program Desa Berdaya. Namun tahun ini belum menjadi kesempatan bagi kami. Apalagi dengan berkurangnya Dana Desa, pelaksanaan sejumlah program menjadi lebih sulit," pungkasnya. (Mukrim)