Kamis, 11 Juni 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Mohammad Farok Pimpin DPC PKB Sampang 2026-2031, Fokus Konsolidasi Internal

Ach. Mukrim - Thursday, 11 June 2026 | 05:19 AM

Background
Mohammad Farok Pimpin DPC PKB Sampang 2026-2031, Fokus Konsolidasi Internal
Mohammad Farok, Ketua DPC PKB Sampang (PKB untuk salsabilafm/)

salsabilafm.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menetapkan Mohammad Farok sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Sampang untuk masa bakti 2026–2031.


Penetapan tersebut merupakan hasil rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) PKB yang digelar serentak di berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk wilayah Pulau Madura.


Mohammad Farok mendapat dukungan dari kader, pengurus, dan simpatisan partai selama proses Muscab yang telah berlangsung sejak 29 Maret 2026 lalu.




Usai menerima amanah tersebut, Farok menyatakan siap menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan partai sekaligus memperkuat peran PKB di tengah masyarakat Kabupaten Sampang.


"Amanah ini merupakan bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan kepada saya untuk membawa partai agar semakin bermanfaat bagi masyarakat Sampang ke depan," katanya, kepada salsabilafm, Kamis (11/6/2026). 




Menurutnya, langkah pertama yang akan dilakukan setelah penetapan kepengurusan adalah melakukan koordinasi dan konsolidasi internal. Ini bertujuan untuk menyusun struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan partai serta karakteristik masyarakat Kabupaten Sampang.


Farok menegaskan, proses pembentukan kepengurusan nantinya akan dilakukan bersama seluruh elemen partai dengan pendampingan langsung dari DPP PKB.


Dia berharap kepengurusan baru dapat menjadi wadah yang mampu memperkuat konsolidasi kader sekaligus meningkatkan pelayanan politik kepada masyarakat.




"Dalam penyusunan kerangka kepengurusan nantinya akan didampingi langsung oleh perwakilan DPP. Tujuannya agar arah pergerakan partai tetap sesuai dengan karakteristik masyarakat Kabupaten Sampang dan sejalan dengan ideologi partai," pungkasnya. (Mukrim)