Harga Bibit Tembakau di Sampang Mahal, Disperta Siapkan Bantuan Pupuk dan Alsintan
Redaksi - Thursday, 11 June 2026 | 05:33 AM


salsabilafm.com - Harga bibit tembakau di kabupaten Sampang Jawa Timur terbilang mahal pada musim tanam tahun ini. Harga bibit kini berkisar antara Rp38 ribu hingga Rp60 ribu per 1.000 batang.
Meski terbilang mahal, masyarakat tetap memilih menanam tembakau. Sebab, komoditas ini dinilai masih mempunyai harapan utama untuk meningkatkan perekonomian keluarga di tengah ekonomi yang tidak menentu.
Midah, salah satu petani tembakau asal Kecamatan Pangarengan, mengatakan, kenaikan harga tembakau dikarenakan sebagian besar petani mulai menanam tembakau saat memasuki musim kemarau.
"Kalau gak hujan Rp60 ribu per 1.000 batang. Bila hujan Rp50 per 1.000 batang," katanya, Kamis, (11/6/2026).
Menurutnya, kenaikan harga bibit tembakau menambah beban biaya bagi para petani. Ditambah kenaikan upah para pekerja dan pupuk hingga perawatan lahan.
"Kalau pakai cangkul kecil Rp60 ribu untuk setengah hari, kalau pakek cangkul besar Rp75 ribu setengah hari itu harga upah per orang," ujar Midah.
Dia berharap ada perhatian khusus dari pemerintah setempat untuk mengurangi beban biaya para petani tembakau, terutama biaya produksi.
"Kalau dulu pernah ada bantuan NPK 5 kg, tapi itu tidak merata. Saya harap untuk para petani saat ini bisa menerima bantuan biar gak terlalu berat," pungkasnya.
Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Sampang, Nurdin saat dikonfirmasi, mengatakan, pengadaan bantuan untuk para petani tembakau masih dalam proses. Bantuan dari DBHCHT tersebut dialokasikan untuk alat mesin pertanian (alsintan).
"Jadi tahun ini kita alokasikan ke hand traktor 30 unit, dan pupuk kita alokasikan kepada 50 Poktan. 1 Poktan itu 1 ton, dan ini masih proses pengadaan semua. Paling nggak nanti sekitar bulan Juli lah, mudah-mudahan terealisasikan semua" pungkas Nurdin. (Bad)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
20 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
20 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
20 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
20 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
20 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
20 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
21 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
21 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
21 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





