Proyek RKB PAUD di Sampang Mangkrak, Disdik Akan Carikan Solusi
Redaksi - Sunday, 29 March 2026 | 07:25 AM


salsabilafm.com - Proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di Yayasan PAUD/KB Hidayah Arrum, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, terbengkalai. Fasilitas pendidikan yang didanai anggaran tahun 2025 tersebut hingga kini mangkrak dan belum bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Akibatnya, para siswa terpaksa menjalani aktivitas belajar di rumah pribadi milik ketua yayasan karena keterbatasan fasilitas.
Ketua Yayasan PAUD/KB Hidayah Arrum, Mursidah, menyatakan pembangunan satu lokal RKB tersebut dimulai pada akhir tahun lalu. Berdasarkan informasi yang diterimanya, proyek tersebut menelan anggaran sekitar Rp170 juta.
"Sekolah kami sangat membutuhkan ruang kelas ini untuk menunjang pembelajaran. Sampai sekarang pembangunannya terhenti," katanya, Sabtu (28/3/2026).
Sementara, Jamawi, pelaksana proyek mengaku tidak bisa menyelesaikan pekerjaan proyek tersebut lantaran dana proyek belum cair.
"Sampai sekarang anggarannya belum cair, saya sudah menghabiskan dana sekitar Rp60 juta. Akan dilanjutkan bagaimana? Kalau dananya tidak jelas. Bisa rugi besar saya," ungkapnya.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Informal Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang Dewi Trisna mengatakan, proyek pembangunan RKB di Hidayah Arrum bukan berasal dari organisasi perangkat daerah tersebut. Namun, dari program Pokok-pokok Pikiran DPRD Sampang.
"Itu program Pokir DPRD, bukan dari dinas. Kami (Disdik) hanya menganggarkan untuk perencanaannya saja, kalau untuk kegiatan fisik tidak ada, bisa dicek di LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik)," ungkapnya.
Dia menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan kelanjutan proyek pembangunan RKB di sekolah tersebut bisa dianggarkan di APBD tahun 2026. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pengelola lembaga. Dia memastikan pemerintah daerah akan berupaya mencari sumber pendanaan untuk melanjutkan pembangunan.
"Untuk kepentingan mutu pendidikan tentu kami tetap mengupayakan mencari anggaran, entah lewat jalan APBD, APBN, dan lain-lain," katanya.
Dewi mengakui, kondisi PAUD Hidayah Arrum saat ini memang membutuhkan tambahan ruang kelas. Selama ini, proses belajar mengajar masih berlangsung di rumah milik ketua yayasan karena keterbatasan fasilitas.
Dijelaskan, pihaknya akan mengupayakan pengajuan bantuan melalui program revitalisasi ke pemerintah pusat. Namun, peluang realisasi dalam waktu dekat cukup terbatas karena alokasi anggaran tahun 2026 telah ditetapkan.
"Kami minta lembaga untuk bersabar karena prosesnya panjang dan tidak mudah. Tapi, kami tetap berkomitmen untuk mencari solusi," imbuhnya.
Sementara itu, Koordinator Jaringan Kawal Pembangunan Jatim, Halil Abdillah, mendesak Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Disdik agar tidak lepas tangan terhadap persoalan tersebut. Dia menegaskan, meskipun proyek itu disebut bukan berasal dari Disdik, pemerintah tetap memiliki tanggung jawab untuk mencarikan solusi.
"Disdik tetap harus mecari solusi, karena ini berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan di Sampang," tegasnya.
Dia menilai, terhentinya pembangunan ruang kelas tidak hanya berdampak pada lembaga pendidikan, tetapi juga merugikan masyarakat. Fasilitas yang seharusnya menunjang kegiatan belajar mengajar kini tidak bisa dimanfaatkan.
"Banyak cara yang bisa dilakukan Pemkab untuk masalah ini. Misalnya, dengan mengajukan permohonan bantuan ke pemerintah pusat," pungkas Halil. (*)
Next News

Puluhan Siswa SD Ambruk di Bangkalan Numpang Belajar di Gedung Madrasah Diniyah
in 3 hours

Baru Menang Kejurnas, Kuda Pacu Asal Sulsel Hangus di Kapal Mutiara Sentosa 2
in 3 hours

62 Korban Kapal Terbakar Dibawa ke Surabaya, 28 Orang Belum Ditemukan
in 3 hours

Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
a day ago

Target Selesai Juni, Proyek Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Baru Capai 85 Persen
a day ago

Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang Dibatasi untuk Pelajar, Kategori Umum Ditiadakan
a day ago

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
a day ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
a day ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
a day ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
a day ago





