Proyek Rabat Beton Desa Patarongan Sampang Disorot Warga, Ini Sebabnya
Syabilur Rosyad - Thursday, 28 August 2025 | 06:56 PM


salsabilafm.com – Proyek pembangunan jalan rabat beton di Desa Patarongan, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang menuai sorotan tajam. Pasalnya, proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) tersebut diduga dikerjakan asal-asalan dan minim transparansi.
SK, warga setempat, mengatakan, meski proyek tersebut sudah rampung kurang dari dua bulan. Namun hingga kini tidak ada papan nama kegiatan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.
"Tidak sampai dua bulan sejak rampung, tapi sampai saat ini tidak ada plang nama sebagai bentuk transparansi kegiatan," kata dia kepada salsabilafm.com, Kamis (28/8/2025).
Transparansi proyek Dana Desa merupakan kewajiban sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta Perpres Nomor 70 Tahun 2012 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.
"Jangan main-main dengan Dana Desa. Itu uang rakyat yang harus benar-benar digunakan dengan baik," tegasnya.
Dia juga menilai kualitas pengerjaan buruk karena ditemukan beberapa bagian jalan yang sudah rusak meski baru selesai dikerjakan.
"Beberapa bagian dikerjakan asal-asalan, terbukti ada yang sudah rusak," tambahnya.
Menanggapi itu, Kepala Desa Patarongan, Sukri membantah tudingan tersebut. Dia menegaskan bahwa pembangunan jalan sudah sesuai aturan.
"Ya, kan nggak mungkin dikerjakan secara ilegal. Saya sudah koordinasi dengan pihak kecamatan dan DPMD," ucapnya.
Sukri juga membantah bahwa papan nama proyek tidak dipasang. Pihaknya mengaku sudah memasang papan nama proyek.
"Sudah saya foto kok ke DPMD. Ya, kalau sekarang tidak ada mungkin dicuri orang," ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Sudarmanto menegaskan pihaknya tidak memiliki kewenangan melakukan pengawasan.
"Bukan ranah kami kalau soal pengawasan proyek desa. Itu dari kecamatan," ucapnya.
DPMD, lanjut dia, hanya sebatas menerima laporan dari pemerintah desa terkait pelaksanaan proyek.
"Kami hanya menerima laporannya saja, tapi kalau pengawasan bukan kami," singkatnya.
Hingga berita ini ditayangkan, Camat Torjun, Khairil Anwar, belum dapat dikonfirmasi. Dia tidak merespon meski telah dihubungi melalui telepon pribadinya. (Syad)
Next News

Harga Daging Sapi di Pamekasan Turun Jelang Iduladha
19 hours ago

Tabrakan dengan Truk Molen, Microbus di Pamekasan Nyemplung ke Sawah
a day ago

Bupati Sampang: Dekopinda Mitra Strategis Pemerintah Daerah Kawal Koperasi Desa Merah Putih
a day ago

Kunjungi Radio Salsabila FM, Klinik Mata Sampang Tawarkan Program Edukasi Kesehatan Mata
a day ago

Anggota TNI AL Asal Bangkalan Tewas di KRI Radjiman, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan
a day ago

Pasangan Tunawicara di Bangkalan Dapat Bantuan Bedah Rumah, Maruarar Sirait: Ini Penerima Tepat Sasaran
a day ago

Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan
a day ago

Terdampak Efisiensi, Payung Elektrik Alun-Alun Trunojoyo Sampang Beroperasi Terbatas
a day ago

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan
20 hours ago

Data Kekeringan Belum Lengkap, BPBD Sampang Belum Bisa Pastikan Jumlah Bantuan Air
2 days ago





