Produksi SIM di Sampang Capai 5.107 Lembar Sepanjang 2025
Ach. Mukrim - Friday, 02 January 2026 | 07:36 AM


salsabilafm.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang, Madura, Jawa Timur mencatat adanya tren positif pada angka produksi Surat Izin Mengemudi (SIM) sepanjang tahun 2025. Peningkatan ini diklaim sebagai buah dari efektivitas program jemput bola dan pendampingan bagi pemohon.
Berdasarkan data resmi, total produksi SIM di Satlantas Polres Sampang pada 2025 mencapai 5.107 lembar. Angka ini meningkat sebanyak 137 lembar jika dibandingkan dengan perolehan tahun 2024 yang berjumlah 4.970 lembar.
Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi melalui Bintara Urusan (Baur) SIM, Aiptu Anto Zureski mengungkapkan, kenaikan ini didominasi oleh permohonan pembuatan SIM baru. Peningkatan ini salah satu faktornya adalah adanya program unggulan 'Semangat Betul' dan 'SIM Cak Mat'.
"Yang dominan di sini adalah produksi SIM baru melalui program 'Semangat Betul'," katanya, Jum'at (2/1/2025).
Dia menjelaskan, program Semangat Betul (Semangat Belajar Untuk Lulus) sengaja dirancang untuk membantu masyarakat yang kerap gagal dalam ujian permohonan SIM. Melalui program ini, petugas memberikan modul bahan ajar bagi mereka yang gagal ujian teori agar tidak putus asa.
Selain itu, kemudahan ujian praktik yang kini hanya menggunakan lintasan berbentuk huruf S—menggantikan jalur zigzag dan angka 8 yang dianggap sulit—menjadi daya tarik tersendiri bagi pemohon baru.
"Program 'Semangat Betul' diperuntukkan bagi pemohon yang gagal berkali-kali agar mereka tidak putus asa. Bagi yang gagal ujian teori, kami berikan modul sebagai bahan ajar agar pada kesempatan berikutnya tidak gagal lagi," jelas Anto.
Sementara itu, program SIM Cak Mat (Cetak di Kecamatan) menjadi ujung tombak kepolisian dalam memfasilitasi perpanjangan SIM dengan sistem jemput bola ke kecamatan-kecamatan secara bergilir.
"Melalui program SIM Cak Mat, kami tidak menunggu di kantor saja, tapi justru kami yang mendatangi pemohon ke kecamatan-kecamatan. Jadwalnya kami buat bergilir untuk menyasar warga yang masa berlaku SIM-nya sudah hampir habis," pungkas Anto.
"Sebenarnya hal ini program ini dilakukan untuk memfasilitasi warga yang jauh. Seperti di daerah Pantura, Banyuates, Sokobanah, Ketapang dan sekitarnya,"
Dia mengungkapkan, secara mendetail, produksi SIM di wilayah hukum Polres Sampang pada tahun 2025 terdiri dari 1.798 lembar SIM A dan 3.309 lembar SIM C. Sebagai perbandingan, pada tahun 2024, Satlantas Polres Sampang memproduksi 1.824 lembar SIM A dan 3.142 lembar SIM C. Meskipun angka SIM A mengalami penurunan tipis, lonjakan signifikan terjadi pada pembuatan SIM C (sepeda motor).
"Ke depan, kami tetap mengandalkan kedua program tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, tidak menutup kemungkinan kami akan menambah inovasi baru jika ada program lain yang dirasa bagus untuk meningkatkan pelayanan," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
16 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
16 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
18 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
18 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
18 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
18 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
18 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
3 days ago




