Prabowo: Pejabat yang Tidak Mampu Melaksanakan Tugas Lebih Baik Mundur
Ach. Mukrim - Monday, 02 June 2025 | 11:16 PM


salsabilafm.com – Presiden Prabowo Subianto mengancam akan menyingkirkan pejabat yang korup, melakukan penyelewengan, dan tidak setia kepada undang-undang dari pemerintahannya.
"Semua pejabat yang tidak mampu melaksanakan tugas lebih baik mundur sebelum saya berhentikan," ujar Prabowo dalam pidatonya di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (2/6/2025).
Awalnya, Prabowo menyindir sikap para elite bangsa yang memegang jabatan penting wakil rakyat. Sebab ia masih melihat terlalu banyak korupsi dan manipulasi di tubuh pemerintahan.
Prabowo mewanti-wanti jangan menganggap negara tidak ada dan bisa dibohongi. Ia pun berjanji akan menindak mereka yang menyelewengkan jabatannya.
"Mereka-mereka yang tidak setia kepada negara akan kita singkirkan dengan tidak ragu-ragu, tanpa memandang bulu, tanpa melihat keluarga siapa, partai mana, suku mana, yang tidak setia kepada negara, yang melanggar undang-undang, yang melanggar undang dasar akan kita tindak," tegas Prabowo.
Ia mengatakan, semua penyelewengan dan kebocoran harus berhenti dan semua pejabat yang tidak mampu melaksanakan tugas lebih baik mundur sebelum diberhentikan. "Kita hanya bisa kuat kalau negara kita bersih dari penyelewengan korupsi, manipulasi, dan penipuan," kata dia.
Pernyataan ini terlontar di tengah isu reshuffle Kabinet Merah Putih yang beredar ke publik.
Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, belum ada pembahasan reshuffle Kabinet Merah Putih. Meski begitu, Prasetyo mengatakan, Presiden Prabowo Subianto terus melakukan monitoring dan melakukan evaluasi para menterinya.
"Sampai hari ini belum ada pembahasan mengenai reshuffle. Belum ada," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresiden.
Prabowo, kata Prasetyo, kerap memberikan catatan untuk anak buahnya yang berprestasi. Misalnya, pencapaian swasembada pangan. "Sekarang hari ini, produksi pangan melimpah, boleh dikatakan seperti itu, tertinggi sepanjang sejarah. Itu sebuah prestasi," kata dia
Prabowo juga memonitor sejumlah menteri yang fokus di bidang energi. Prabowo, kata Prasetyo, menyoroti kenaikan lifting minyak Indonesia. Namun, Prasetyo tidak menyebut siapa saja nama menteri-menteri itu. Menurut dia, Prabowo juga memberikan catatan perbaikan kepada anak buahnya. Mereka diminta untuk fokus bekerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Prabowo juga meminta menteri untuk menghindari melakukan komunikasi publik yang bisa menimbulkan kegaduhan. "Atau menimbulkan perasaan tidak enak kepada pihak lain, kepada institusi lain, dan terutama kepada masyarakat" kata dia. (*)
Next News

Harga Daging Sapi di Pamekasan Turun Jelang Iduladha
17 hours ago

Tabrakan dengan Truk Molen, Microbus di Pamekasan Nyemplung ke Sawah
20 hours ago

Bupati Sampang: Dekopinda Mitra Strategis Pemerintah Daerah Kawal Koperasi Desa Merah Putih
20 hours ago

Kunjungi Radio Salsabila FM, Klinik Mata Sampang Tawarkan Program Edukasi Kesehatan Mata
20 hours ago

Anggota TNI AL Asal Bangkalan Tewas di KRI Radjiman, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan
20 hours ago

Pasangan Tunawicara di Bangkalan Dapat Bantuan Bedah Rumah, Maruarar Sirait: Ini Penerima Tepat Sasaran
21 hours ago

Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan
a day ago

Terdampak Efisiensi, Payung Elektrik Alun-Alun Trunojoyo Sampang Beroperasi Terbatas
a day ago

Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan
17 hours ago

Data Kekeringan Belum Lengkap, BPBD Sampang Belum Bisa Pastikan Jumlah Bantuan Air
2 days ago





