Polisi Tangkap Pelaku Jambret di Pamekasan yang Tewaskan Korban
Redaksi - Sunday, 11 January 2026 | 10:43 AM


salsabilafm.com - Kasus penjambretan yang menewaskan seorang warga di Kabupaten Pamekasan akhirnya terungkap. Pelaku diduga merupakan seorang kepala dusun di Desa Telaga, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.
Pelaku berinisial UA ditangkap tim gabungan Polres Pamekasan dan Polres Sampang setelah polisi mengantongi petunjuk kuat yang mengarah kepadanya. Penangkapan dilakukan di Jalan Raya Rabiyan, Kecamatan Ketapang, Sampang, Sabtu (10/1/2026) malam.
Saat hendak diamankan, UA sempat melarikan diri ke rumah warga dan naik ke atap rumah untuk menghindari kepungan petugas. Namun, upaya pelarian tersebut gagal. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap tanpa perlawanan berarti.
UA diduga kuat sebagai pelaku penjambretan di wilayah Pamekasan yang menyebabkan korban meninggal dunia saat melakukan pengejaran. Aksi penjambretan tersebut juga terekam CCTV milik warga di sekitar lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan, saat dikonfirmasi, belum membeberkan secara rinci kronologi penangkapan maupun peran pelaku dalam kasus tersebut.
"Besok akan kami rilis," ujar Doni, dilansir dari detikjatim, Minggu (11/1/2026).
Sementara, Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto, mengatakan masih belum bisa membeberkan detail peristiwa tersebut. "Besok mau dirilis bang," singkatnya.
Diketahui sebelumnya, peristiwa penjambretan terjadi pada 7 Januari 2026 di Kabupaten Pamekasan. Korban merupakan satu keluarga asal Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, yang saat itu berboncengan menggunakan satu sepeda motor.
Korban berjumlah empat orang melakukan pengejaran setelah tas salah satu penumpang dijambret pelaku. Namun saat pengejaran, sepeda motor korban hilang kendali hingga mengalami kecelakaan lalu lintas dengan menabrak tiang toko di jalan menikung di Dusun Tacempah, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan.
Akibat kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan korban lainnya mengalami luka serius, termasuk patah tulang.
Sepeda motor dikendarai Halimatus Sakdiah (26) yang berboncengan dengan adiknya Alfian (7), seorang balita Kaila (20 bulan), serta ibunya Sumriyah (60) yang meninggal dunia di tempat kejadian perkara. (*)
Next News

Sebut Nahdliyin Ada di Semua Partai, Prabowo Presiden: Belajar Politik dari NU
a day ago

Prabowo: NU Organisasi Agamis, Nasionalis, dan Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa
a day ago

Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh tapi Rakyat Miskin Tambah: Ini Aneh, Anomali!
a day ago

Hujan Saat Kemarau Bulan Juni, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Jatim
a day ago

NU Tegaskan Dukungan kepada Presiden Selama Berpihak pada Kebaikan dan Rakyat
a day ago

Munas dan Konbes NU 2026 Ditutup di Bangkalan, Gus Yahya Tegaskan Komitmen NU untuk Bangsa
a day ago

Kunjungi Sampang, Prabowo Presiden Disambut Hangat Warga Madura
a day ago

Aset Tambang NU Dipastikan Milik Organisasi 100 Persen, Hasilnya untuk Kemaslahatan Umat
a day ago

PAD Persampahan di Sampang Capai 43 Persen, Target Rp600 Juta Bakal Terealisasi
a day ago

Kunjungi Sampang, Prabowo Resmikan Inpres Jalan Daerah 1.151 KM Seluruh Indonesia
a day ago





