PETRONAS Serahkan Dana Kompensasi Alat Tangkap Ikan Terdampak Eksplorasi Sumur Barokah
Moh Isrok - Friday, 06 February 2026 | 02:11 AM


salsabilafm.com - PETRONAS, melalui anak perusahaannya PETRONAS
North Ketapang Sdn. Bhd. (PNKSB), telah melakukan serah terima penggantian
kompensasi kepada para nelayan atas alat tangkap ikan berupa rumpon dan bubu yang terdampak kegiatan eksplorasi Sumur Barokah di Wilayah Kerja North Ketapang.
Penggantian kompensasi ini merupakan bagian dari komitmen PNKSB dalam memastikan kegiatan eksplorasi berjalan secara bertanggung jawab. Dampak terhadap alat tangkap ikan yang timbul dari rangkaian kegiatan eksplorasi, termasuk site survey, soil boring, serta pengeboran Sumur Barokah, telah melalui proses identifikasi dan verifikasi yang dilakukan secara menyeluruh serta disepakati bersama oleh para nelayan dan otoritas terkait sebelum nilai kompensasi ditetapkan.
Prosesi penggantian kompensasi dilaksanakan pada Rabu, (28/1/2026), di Kecamatan Ketapang, Sampang. Hadir pada acara tersebut, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sampang, SKK Migas Jabanusa, tokoh masyarakat, serta para nelayan setempat.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan pendekatan kolaboratif dan transparan yang senantiasa dijunjung dalam setiap tahapan kegiatan PNKSB.
Sejalan dengan hal tersebut, PNKSB berkomitmen untuk menjalankan seluruh kegiatan operasinya secara aman, andal, dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan standar tertinggi dalam perlindungan lingkungan dan tanggung jawab sosial, serta mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perusahaan juga terus memperkuat koordinasi dengan SKK Migas, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat guna memastikan sinergi yang berkelanjutan serta terciptanya nilai bersama.
Kepala SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan mengatakan, transparansi
dalam penanganan dampak operasional merupakan bagian penting dari tata kelola yang baik di sektor hulu migas.
"Kami berharap komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjaga dengan baik sehingga setiap kegiatan hulu migas dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat," ucap Anggono.
Selama lebih dari dua dekade, PETRONAS telah hadir sebagai mitra strategis dalam
pengembangan energi nasional. Di Jawa Timur, PETRONAS mengoperasikan empat Wilayah Kerja, yakni Ketapang yang telah berproduksi sejak 2015, North Madura II, North Ketapang, dan Serpang. Kehadiran jangka panjang tersebut mencerminkan komitmen PETRONAS untuk tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan energi regional, tetapi juga secara konsisten menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui berbagai program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang berkelanjutan. (*)
Next News

Kurang dari 6 Jam, Pasangan Maling Motor Dibekuk Satreskrim Polres Sampang
4 days ago

RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Gelar Kompetisi Code Blue dan BHD Se Jawa Timur
17 days ago

Festival Pesisir 4 Banjir Dukungan, SKK Migas-HCML Raih Tiga Penghargaan
2 months ago

Festival Pesisir 4 Pukau Warga Pulau Giligenting, SKK Migas-HCML Sukses Libatkan Masyarakat
2 months ago

Ribuan Nelayan Mandangin Terima Bantuan Baling-baling dan Alat Pancing dari SKK Migas-HCML
2 months ago

SKK Migas-HCML Terangi Sejumlah Titik Lokasi Perbaikan Jaring Nelayan Pulau Mandangin
2 months ago

Perkuat Sinergi, Petronas Indonesia Gelar Stakeholder Engagement & Local Talent Onboarding Ceremony
2 months ago

Staf dan Relawan SPPG DWS Sampang Lakukan Cek Kesehatan, Pastikan Menu MBG Sehat dan Aman
3 months ago

HCML Latih 15 Pelaku UMKM Mandangin Pasarkan Produk Secara Digital
3 months ago

HCML Salurkan Bantuan Jaring kepada Puluhan Nelayan Purse Seine Pulau Mandangin
3 months ago





