RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Gelar Kompetisi Code Blue dan BHD Se Jawa Timur
Ach. Mukrim - Saturday, 24 January 2026 | 03:58 AM


salsabilafm.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn (RSMZ) Kabupaten Sampang menggelar kompetisi medis berskala regional, Code Blue dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) tingkat Jawa Timur. Acara yang berlangsung di GOR Indoor Wijaya Kusuma ini dibuka langsung oleh Bupati Sampang, Slamet Junaidi, pada Sabtu (24/1/2026).
Kompetisi yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-50 RSMZ ini diikuti oleh 52 tim tenaga kesehatan yang terdiri dari 27 tim kategori Code Blue dan 25 tim kategori BHD. Para peserta berasal dari berbagai instansi kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, hingga klinik di seluruh penjuru Jawa Timur.
Bupati Sampang, Slamet Junaidi, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada manajemen RSMZ yang berkolaborasi dengan Sampang Kreatif. Dia menekankan bahwa penguasaan teknik kegawatdaruratan adalah hal yang mutlak bagi tenaga medis.
"Kegawatdaruratan seperti henti jantung dan henti napas tidak mengenal waktu dan tempat. Respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi melalui Code Blue serta BHD adalah kunci utama keselamatan pasien," tegas Slamet Junaidi.
Dia berharap budaya keselamatan pasien ini dapat terimplementasi nyata di lapangan, guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, baik di Kabupaten Sampang maupun di Jawa Timur secara luas.
Plt Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn, Bhakti Setiyo Tunggal, menjelaskan, selain sebagai ajang edukasi dan peningkatan kualitas SDM, kompetisi ini merupakan bagian dari strategi marketing untuk menunjukkan kesiapan RSMZ sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah tersebut.
Menurutnya, reputasi RSMZ telah diakui secara luas di Madura, khususnya Sampang. Melalui ajang ini, pihaknya ingin mengirimkan pesan kepada fasilitas kesehatan di luar Pulau Madura bahwa RSUD dr. Mohammad Zyn memiliki kualitas SDM dan kelengkapan alkes yang kompetitif serta kredibel.
"Kami ingin menunjukkan obsesi kami menjadi rumah sakit rujukan. Kami bangga karena kompetisi ini merupakan yang pertama kalinya digelar di Jawa Timur dengan jangkauan seluas ini," jelasnya.
Bhakti menerangkan, kegiatan dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Hari pertama (Sabtu) difokuskan pada tahap seleksi ketat bagi seluruh tim. Sementara babak final akan digelar pada hari Minggu besok untuk menentukan tim terbaik yang memiliki koordinasi paling presisi dalam simulasi kegawatdaruratan.
Adapun tim juri dalam kompetisi ini berasal dari Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Jawa Timur. Tujuannya untuk menjamin objektivitas dan profesionalisme penilaian.
"Antusiasme peserta yang tinggi mencerminkan besarnya kebutuhan akan standardisasi penanganan medis darurat di fasilitas layanan kesehatan tingkat dasar hingga lanjutan di seluruh wilayah Jawa Timur," pungkas Bhakti. (Mukrim)
Next News

Festival Pesisir 4 Banjir Dukungan, SKK Migas-HCML Raih Tiga Penghargaan
2 months ago

Festival Pesisir 4 Pukau Warga Pulau Giligenting, SKK Migas-HCML Sukses Libatkan Masyarakat
2 months ago

Ribuan Nelayan Mandangin Terima Bantuan Baling-baling dan Alat Pancing dari SKK Migas-HCML
2 months ago

SKK Migas-HCML Terangi Sejumlah Titik Lokasi Perbaikan Jaring Nelayan Pulau Mandangin
2 months ago

Perkuat Sinergi, Petronas Indonesia Gelar Stakeholder Engagement & Local Talent Onboarding Ceremony
2 months ago

Staf dan Relawan SPPG DWS Sampang Lakukan Cek Kesehatan, Pastikan Menu MBG Sehat dan Aman
2 months ago

HCML Latih 15 Pelaku UMKM Mandangin Pasarkan Produk Secara Digital
2 months ago

HCML Salurkan Bantuan Jaring kepada Puluhan Nelayan Purse Seine Pulau Mandangin
2 months ago

Puncak HKN ke-61 Meriah, Dinkes KB Sampang: Kolaborasi Nakes Wujudkan Masyarakat Sehat
3 months ago

Pererat Silaturahmi, Tenaga Kesehatan di Sampang Kompak Rayakan HKN ke-61
3 months ago





