Permintaan Tinggi, Harga Sapi di Bangkalan Naik Jelang lduladha
Redaksi - Wednesday, 20 May 2026 | 06:59 AM


salsabilafm.com - Menjelang Hari Raya Iduladha, aktivitas jual beli hewan kurban di sejumlah pasar ternak di Bangkalan mulai meningkat signifikan. Salah satu pusat perputaran sapi kurban berada di Pasar Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, yang kini dipadati pembeli dari berbagai daerah.
Seorang pedagang sapi asal Kecamatan Geger, Hoiron, mengatakan peningkatan permintaan mulai terasa dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, lonjakan pembeli tidak hanya datang dari wilayah Bangkalan, tetapi juga dari luar daerah, seperti Surabaya dan sekitarnya.
"Saat ini menjelang Iduladha permintaan sapi di pasar naik drastis, apalagi di Pasar Tanah Merah. Tidak hanya pembeli lokal Bangkalan, dari Surabaya dan daerah lain juga banyak yang datang mencari sapi kurban," ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Meningkatnya permintaan itu berdampak langsung terhadap harga jual sapi, khususnya sapi Madura yang menjadi salah satu komoditas favorit saat musim kurban.
Hoiron menyebut, kenaikan harga sapi Madura tahun ini rata-rata mencapai Rp2 juta per ekor dibandingkan hari biasa. Besaran harga bergantung pada ukuran dan bobot sapi.
Untuk kategori sapi kecil yang dinilai layak kurban, harga kini berada di kisaran Rp15 juta hingga Rp17 juta per ekor. Sementara sapi ukuran sedang dijual sekitar Rp18 juta sampai Rp20 juta.
Adapun sapi ukuran besar dipasarkan dengan harga Rp21 juta hingga Rp25 juta. Sedangkan kategori jumbo kini menembus harga Rp26 juta ke atas.
"Kenaikannya memang cukup tinggi karena permintaan meningkat tajam menjelang Iduladha," katanya.
Meski harga terus merangkak naik, minat masyarakat untuk membeli sapi kurban disebut masih cukup tinggi. Kepala Dinas Peternakan Bangkalan Iskandar Ahadiyat menyampaikan, kenaikan harga itu dipicu tingginya permintaan menjelang Iduladha dan dinilai sebagai kondisi yang wajar.
"Seperti biasa menjelang idul adha kenaikan hewan kurban mengalami kenaikan dan jadi keberkahan tersendiri bagi peternak," ungkapnya. (*)
Next News

Terseret Kasus Dugaan Perselingkuhan, Kapus Robatal Sampang Terancam Dipecat
21 hours ago

Fasilitas Pantai Camplong Tak Terawat, Disporabudpar Soroti Tanggung Jawab Pengelola
21 hours ago

SDN di Bangkalan Bakal Dibongkar untuk Sekolah Rakyat, Siswa Belajar di Teras Rumah
21 hours ago

Pantai Slopeng Sumenep Dipilih Jadi Lokasi Puncak Hari Jadi Jatim ke-81
21 hours ago

Kadindik Jatim Nilai Wacana Tidak Otomatis Naik Kelas Dorong Murid Lebih Giat Belajar
14 hours ago

OTT di BNPB, KPK Amankan 14 Orang dan Sita Uang Rp1,4 Miliar
14 hours ago

Kecelakaan Innova Vs N-Max di Jalan Raya Camplong Sampang, 3 Orang Dilarikan ke RSUD
14 hours ago

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Penyuluh KB Sampang Salurkan 15 Tangki Air Bersih
2 days ago

KPM PKH Sampang Diminta Teken Pernyataan Bermaterai, Moh Hakim: Benar Ada Surat Tersebut
2 days ago

Dugaan TPPO PMI Asal Sampang: Dijanjikan Kerja di Dubai, Berakhir di Libya
2 days ago





