Pemerintah RI Akui Masih Sulit Dapat Informasi 9 WNI Relawan Gaza yang Ditahan Israel
Redaksi - Wednesday, 20 May 2026 | 12:31 PM


salsabilafm.com - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengaku pemerintah Indonesia masih mengalami kesulitan mendapatkan informasi terkait sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Gaza, Palestina, dan dilaporkan ditahan Israel.
Sugiono mengatakan, pemerintah terus melakukan koordinasi melalui sejumlah negara sahabat karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik langsung dengan Israel.
"Jadi kita sudah melakukan komunikasi dengan teman-teman di Kementerian Luar Negeri di Jordan dan Turki untuk memastikan kondisi dari rekan-rekan kita yang di-intercept dan ditahan oleh Israel. Sejauh ini informasi yang kita terima itu masih sulit karena komunikasi yang terbatas," kata Sugiono di kompleks parlemen, Rabu (20/5/2026).
Dia mengapresiasi semangat kemanusiaan para WNI yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla tersebut. Menurutnya, langkah mereka menunjukkan kepedulian terhadap kondisi rakyat Palestina yang hingga kini masih berada dalam situasi konflik dan krisis kemanusiaan.
"Kita berharap kondisi mereka baik-baik saja. Kami juga terus melakukan upaya koordinasi karena kita tidak punya hubungan langsung," ujarnya.
Sugiono menambahkan, pemerintah Indonesia turut meminta bantuan negara-negara yang warganya mengalami situasi serupa, termasuk melalui jalur komunikasi dengan pihak di Yordania dan Turki.
Sementara itu, Juru Bicara 1 Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan, seluruh WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan tersebut kini telah ditahan oleh Israel.
"Berdasarkan informasi terkini, sembilan WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0 seluruhnya dilaporkan telah ditangkap Israel," ujar Yvonne dalam keterangannya. (*)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
16 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
16 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
18 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
18 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
19 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
19 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
19 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
3 days ago




