451 Anggota DPR Hadiri Paripurna Perdana Bersama Prabowo
Redaksi - Wednesday, 20 May 2026 | 12:26 PM


salsabilafm.com - Sebanyak 451 anggota DPR RI menghadiri Rapat Paripurna ke-19 DPR RI yang untuk pertama kalinya dihadiri Presiden Prabowo Subianto sejak menjabat sebagai kepala negara, Rabu (20/5/2026).
Jumlah kehadiran tersebut tercatat lebih banyak dibanding rapat paripurna biasanya yang umumnya dihadiri kurang dari 400 anggota dewan. Rapat turut dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih serta sejumlah ketua umum partai politik.
Ketua DPR RI Puan Maharani, pimpinan rapat, menyampaikan bahwa kuorum telah terpenuhi berdasarkan daftar hadir yang dicatat Sekretariat Jenderal DPR RI.
"Menurut catatan dari Sekretariat Jenderal DPR RI, daftar hadir pada rapat permulaan DPR RI hari ini telah ditandatangani oleh 451 orang anggota dari seluruh fraksi yang ada di DPR. Dengan demikian kuorum telah tercapai," ujar Puan.
Sejumlah ketua umum partai yang hadir diketahui juga menjabat sebagai menteri di Kabinet Merah Putih. Mereka di antaranya Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum Partai Amanat Nasional sekaligus Menko Pangan Zulkifli Hasan, serta Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa sekaligus Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar tidak hadir karena sedang menjalankan ibadah haji.
Di luar jajaran kabinet, rapat juga dihadiri Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera Muzammil Yusuf serta Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Sedangkan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri tidak hadir dan diwakili oleh putrinya yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Puan menyebut rapat paripurna kali ini menjadi momen istimewa karena Presiden Prabowo hadir langsung untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027.
"KEM PPKF Tahun Anggaran 2027 merupakan rancangan awal sebagai dasar dalam menyusun APBN Tahun Anggaran 2027, yang memiliki arah kebijakan ekonomi makro serta arah kebijakan anggaran pendapatan dan belanja negara," ujar Puan. (*)
Next News

Pemerintah RI Akui Masih Sulit Dapat Informasi 9 WNI Relawan Gaza yang Ditahan Israel
in 4 hours

Berjalan Kaki dari Bali, 57 Biksu Doa Bersama di Makam Gus Dur.
a day ago

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lahan Batalyon Teritorial Pembangunan TNI AD di Sampang
a day ago

5 WNI Ditangkap Militer Israel, Kemlu Upayakan Kepulangan ke Tanah Air
a day ago

Krisis Air Bersih, Bondowoso Minta Bantuan Pemprov Jatim
a day ago

6 Kabupaten di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan
a day ago

Gunung Semeru Erupsi 3 Kali, Radius Letusan Sampai 1 Kilometer
a day ago

BPBD Pamekasan Siaga Hadapi Ancaman Kemarau Panjang
a day ago

Antisipasi Kelangkaan LPG 3 Kg Saat Iduladha, Pemkab Sampang Minta Tambahan Kuota 500 Persen
a day ago

Soroti CSR dan Rekrutmen Pekerja PT Garam, Warga Camplong Datangi DPRD Sampang
a day ago





