Krisis Air Bersih, Bondowoso Minta Bantuan Pemprov Jatim
Redaksi - Tuesday, 19 May 2026 | 07:30 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Bondowoso meminta bantuan penanganan krisis air bersih ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebab, anggaran bahan bakar minyak (BBM) untuk armada truk tangki hanya cukup untuk sekitar 40 kali pengiriman di wilayah terdampak kekeringan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso mencatat pada musim kemarau tahun ini sebanyak 7.136 jiwa terdampak kekurangan air bersih.
"Kami telah mengusulkan permohonan bantuan pengiriman air bersih ke Pemprov Jatim, karena anggaran kami hanya cukup untuk 40 kali pengiriman atau sekitar satu bulan lebih," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso Kristianto Putro Prasojo, Selasa, (19/5/2026)
Dia menjelaskan, anggaran untuk pengiriman air bersih ke desa-desa terdampak kekeringan cukup terbatas seiring dengan harga BBM solar nonsubsidi melonjak signifikan.
Selain meminta bantuan BPBD Provinsi Jatim, lanjut Kristianto, BPBD Bondowoso juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI), PDAM dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat.
"Harga BBM solar nonsubsidi kan naik, sehingga anggaran untuk pengiriman air bersih ke desa terdampak hanya cukup untuk 40 kali pengiriman," katanya.
Data BPBD Bondowoso menyebutkan, sebanyak 7.136 jiwa atau 1.784 kepala keluarga (KK) terdampak kekurangan air bersih dan tersebar di 20 dusun dan 13 desa di 9 kecamatan.
BPBD setempat sudah mulai mendistribusikan air bersih ke desa-desa terdampak kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini sejak pekan lalu dengan menggunakan dua truk tangki masing-masing kapasitas 5.000 liter.
Adapun 20 dusun terdampak kekeringan, lanjutnya, yakni Dusun Jatian, Desa Sumberanyar, Dusun Karang Kotong, Desa Sumbersari (Kecamatan Maesan), Dusun Paterongan, Desa Walidono (Kecamatan Prajekan), Dusun Geddingan, Desa Blimbing, Dusun Durin dan Geddingan, Desa Karanganyar (Kecamatan Klabang).
Kemudian Dusun Pelinggian, Desa Wringin (Kecamatan Wringin), Dusun Sumber Biru, Desa Klabang, Dusun Krajan dan Jurang Gundah, Desa Purnama (Kecamatan Tegal Ampel), Dusun Banteng Lor, Sumber Waru, Banteng Duk Beto, Desa Klekean, Dusun Seccang, Belengguen, Cemper Timur, Desa Lumutan (Kecamatan Botolinggo).
Selanjutnya, Dusun Nyabungan, Desa Kemuningan (Kecamatan Taman Krocok), Dusun Bunglombung Barat dan Bunglombung Tengah, Desa Jetis (Kecamatan Curahdami), Dusun Magarsari, Desa Gunosari (Kecamatan Tlogosari). (*)
Next News

Permintaan Naik, Pemkab Bangkalan Genjot Budidaya Lele untuk Program MBG
14 hours ago

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ratusan Pohon Ditanam di SGMRP Pamekasan
14 hours ago

84 Siswa SMA di Bangkalan Keracunan MBG, 12 Masih Dirawat di Puskesmas
14 hours ago

Polisi Tegaskan Kasus Tindak Pidana Seksual Tidak Bisa Dimediasi dan Dihentikan
15 hours ago

Lantik Direktur Baru, Bupati Sampang: RSMZ Harus Jadi Rumah Sakit Kebanggaan
15 hours ago

Operasi Patuh Semeru 2026 di Sumenep, 7 Pelanggaran Jadi Prioritas
15 hours ago

Kemenhaj Sumenep Imbau Konvoi Penjemputan Jemaah Haji Tidak Dilakukan Berlebihan
15 hours ago

SPMB 2026 di Sumenep, KPK Sebut Jalur Prestasi dan Domisili Rawan Dimanipulasi
15 hours ago

Dinilai Belum Layak, Lapangan Karapan Sapi Sampang Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Presiden
15 hours ago

FIFA Larang Penonton Bawa Botol Air ke Stadion Piala Dunia 2026
15 hours ago





