Rabu, 22 Juli 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Ratusan Sekolah Dasar di Sumenep Belum Punya Kepala Sekolah Definitif

Redaksi - Wednesday, 22 July 2026 | 06:55 AM

Background
 Ratusan Sekolah Dasar di Sumenep Belum Punya Kepala Sekolah Definitif
Kepala Disdik Sumenep, Jawa Timur, Moh. Iksan ( Istimewa/)


salsabilafm.com - Sebanyak 287 sekolah di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hingga kini belum memiliki kepala sekolah definitif. Ratusan sekolah tersebut untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Mohammad Iksan mengatakan, dari total sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif, sebanyak 280 merupakan sekolah dasar (SD) dan tujuh lainnya sekolah menengah pertama (SMP). 




"Ini demi menjaga kelancaran penyelenggaraan pendidikan. Meski belum ada kepala sekolah definitif, kegiatan belajar mengajar dan manajemen sekolah harus tetap berjalan tanpa hambatan," kata Iksan, Rabu (22/7/2026), dilansir dari Kompas.


Menurut Iksan, Dinas Pendidikan telah membuka pendaftaran calon kepala sekolah untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. Hingga penutupan pendaftaran tahap pertama, tercatat 247 aparatur sipil negara (ASN) mendaftar. 


Dari jumlah itu, 32 orang mendaftar sebagai calon kepala SMP, sedangkan 215 calon lainnya berasal dari jenjang SD, baik berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).




Namun, jumlah pendaftar masih belum mencukupi kebutuhan, terutama untuk kepala SD. Dinas Pendidikan masih membutuhkan 65 calon kepala sekolah lagi.


"Karena itu, kami akan membuka seleksi tahap dua," ujar Iksan




Iksan menjelaskan, proses pengisian jabatan kepala sekolah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Calon kepala sekolah dari unsur PNS harus memperoleh rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN), sedangkan calon dari unsur PPPK memerlukan rekomendasi BKN dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).


"Seluruh proses pengisian jabatan ini kami lakukan sesuai ketentuan yang berlaku untuk memastikan penempatan kepala sekolah berjalan secara objektif dan berbasis kompetensi," terangnya.


Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, proses pengangkatan kepala sekolah definitif kini telah memasuki tahap akhir. 




Menurut dia, seluruh berkas administrasi telah selesai diproses dan saat ini tinggal menunggu penyelesaian sesuai mekanisme yang berlaku. 


"Untuk kepala sekolah yang kosong sekarang masih berproses, dan berkasnya sudah ada di meja saya. Kami targetkan bulan ini selesai," kata Fauzi. (*)